Dikejar buaya lokal

Dikejar buaya lokal

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 14, 2021
"Bayangkan gimana rasanya dikejar cowok yang nyebelinnya luar biasa. Mending kalau cowoknyanya tulus, beda lagi dong ceritanya kalo yang ngejar buaya abiz. Apalagi sikap usilnya yang tak bisa diragukan lagi."-Tania "gue ngejar tania? Iya, emang kenapa?! dia patut buat diperjuangkan. Abis dia lucu sih, kan jadinya gemesh. Buaya? Gak usah ikutan tania yang gak pernah percaya dengan ketulusan gue, PR nih buat gue"-Gibran "temenan sama anak labil dan polos kayak mereka itu asyik. Coba cari deh, yakin gak bakal nyesel"-Nadia "apa? Selagi mereka gak saling cakar. Gapapa, lagi pula anak-anak yang lain menikmati setiap drama yang terjadi antara tania dan gibran"-Naufal "lucu abiz, ngeliat wajah tania yang frustasi sama kelakuan gibran yang minta digorok"-Doni
All Rights Reserved
#510
munafik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • Mantan!? [Boboiboy x Reader]
  • Karma Bos Playboy
  • YILDIZ [TAMAT]
  • Friendship Bracelet [Boboiboy X Reader]
  • Abhita (Completed)
  • Someone For You 💞 (Fangboy fanfiction)
  • BANGUNKAN AKU SERIBU ANGIN (HaliTau/TauHali )
  • AKULAH DIA

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines