Story cover for Hello, Reality by vivii_lindha
Hello, Reality
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jul 31, 2021
Mature
"Diberikan kehidupan yang sempurna memang tidak menjamin kamu akan menjadi sempurna." kata seseorang yang sepertinya iri dengan hidupku. Memang orang-orang selalu tidak senang bahwa seseorang berhasil di atasnya. 

Mereka menganggapku melajang hingga usia 27 adalah sebuah kutukan. Hei! Aku punya pacar tampan dan kehidupan menyenangkan. Pernikahan bukan patokan kebahagiaan.

Memangnya nggak boleh gitu bersenang-senang dulu? Kan juga pengen happy-happy juga.

•••

Keluh kesah Deana Rana yang sudah sekolah tinggi-tinggi tapi seusai pulang kampung, ia hanya menyandang identitas perawan tua yang hidup dengan stigma.

Lalu ia bertemu Adias, fresh graduated sarjana yang serba memiliki kesempurnaan. Maka, dunia Rana semakin dibuat jumpalitan dan krisis identitas diri karena Adias .
All Rights Reserved
Sign up to add Hello, Reality to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
ALLAND by Agnescitra
14 parts Complete Mature
Bagaimana rasanya dimiliki tapi tidak boleh memiliki??. Seperti buah simalakama maju salah mundur juga salah ya semuanya jadi serba salah, begitu mudah mengklaim dan begitu mudah mengontrol sehingga semua terbataskan.bukan terbataskan oleh waktu melainkan terbataskan oleh keadaan. alya keinaraya divani ia seorang gadis biasa yang hanya hidup sebatang kara, seorang mahasiswi beasiswa disalah satu universitas terkenal diibu kota. Benar kata orang hidup diibu kota itu kejam,disamping kuliah alya harus kerja paruh waktu dicafe untuk menyambung hidup diibu kota ini.seorang gadis yang dipaksa hidup mandiri oleh keadaan sejak kecil gadis yang hebat,kuat dan tangguh tapi dibalik ketangguhannya alya merupakan gadis yg begitu polos. Hidupnya semakin rumit saat dipertemukan oleh seorang laki" yang suka bertindak dengan seenaknya,laki" yg tidak bisa tersentuh oleh siapapun,laki" dingin dan arogan yang parahnya merupakan dosen muda diuniversitas tempat alya berkuliah, ia adalah arland aditama berasal dari keluarga aditama,keluarga yang dikenal dengan kekayaannya yg tak akan habis sampai tujuh keturunan bahkan lebih. " tiba-tiba kamu hadir dalam hidupku kamu memaksa masuk dalam duniaku dan dengan tiba-tiba juga kamu memaksaku untuk menjadi milikmu tanpa aku bisa memilikimu,apa ada rasa yg lebih sakit dari dimiliki tapi tidak bisa memiliki" ~Alya keinaraya divani. "Maaf jika aku terlalu memaksa masuk keduniamu tanpa direncanakan tapi bukankah takdir tuhan jauh lebih indah"~Arland Aditama. jangan lupa vomment manteman😊 salam bersahabat aja ya🤝 semoga manteman suka dengan cerita ALLAND ya dan semoga cerita ini bs sampai end,,aamiin🤲 semua trgntung manteman jg ya soalnya mood author dlm menulis suka kurang baik hehe😁 Nah biar author semangat nulisnya mari jgn lupa beri dukungan dan suaranya ya assalamualaikum wr.wb🙏
You may also like
Slide 1 of 10
AIRen cover
SETTLE || JeongKook cover
A Moment To Decide (Oppa Meets Santri KPop) - READY AT GRAMEDIA cover
About Aidan ✔️ cover
Oddly Coupley (Complete) cover
AMOUR (Mr. Pradipta) cover
Kesempatan Kedua  cover
Informed Consent cover
ALLAND cover
Om, Ayo Nikah!  cover

AIRen

15 parts Ongoing

Alya, siswi SMA yang terkenal cuek dan nggak pernah peduli soal cinta, tiba-tiba dihampiri sosok cowok kuliahan yang punya semua hal yang bikin hati perempuan gampang luluh: sabar, konsisten, dan... terlalu baik. Naren, cowok 21 tahun yang baru lulus semester empat, jatuh hati sejak pertama lihat Alya. Tapi jalan buat masuk ke hati Alya bukan jalan tol. Dia harus jalan kaki, sambil ujan-ujanan, kadang ditendang, kadang juga ditatap kosong. Tapi dia tetap tinggal, tetap bilang: "Gak apa-apa, asal aku boleh ada di sini." Bukan kisah cinta yang mudah. Ini tentang ngejar seseorang yang bahkan gak yakin bisa dibuka hatinya. Tapi Naren percaya, rasa yang tulus gak akan sia-sia. ••• "Aku suka kamu, Alya... lagi." Naren berdiri di bawah hujan, rambutnya basah, suaranya sedikit bergetar. Alya mengalihkan pandangan. "Udah berapa kali sih kamu ngomong gitu?" "Lima." "Trus kenapa masih bilang?" "Karena aku gak bisa berhenti... kamu bisa tolak aku sekeras yang kamu mau, tapi aku gak bisa pura-pura gak peduli." Alya mendesah, tapi matanya berkaca. Naren melangkah sedikit lebih dekat. "Tolong... sekali aja, kasih aku alasan buat bertahan. Atau... kasih aku alasan buat berhenti."