ATEN
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 1, 2021
"Ten, kenapa ga lo terima aja cewe cantik tadi? Cantik banget itu cewe bro." Pertanyaan yang selalu dilontarkan oleh teman-temannya setelah kembali menolak pernyataan cewek cantik. "Ga minat." acuh Aten Sadiqfa Respon temannya? Cuma bisa hela nafas, bingung dengan lelaki tersebut. "Gimana gue bisa nerima cewek-cewek cantik itu, kalo udah gaada tempat tersisa buat mereka." Aten Sadiqfa ....
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Resya's Journey Of Life?
  • Berhenti untuk Pergi (ON GOING)
  • Ali Arkhan
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Dear You
  • Tokoh Utama
  • 𝙂𝙧𝙚𝙨𝙨𝙖
  • ALZEICIA(REVISI)

"Re" panggil seorang lelaki yang tengah duduk bersama kekasihnya "apa Zan?, kalau ngomong jangan nanggung nanggung napa buat penasaran aja, kezel aku" ucap kesal gadis yang duduk di sebelahnya dan tak lupa dengan bibir yang dimajukan "Haha jangan kezel kezel Re ntar cantiknya hilang loh" gombal lelaki itu kepada kekasihnya lantaran kesal kepadanya karena selalu berbicara setangah setengah "ih berisik cowo gilak, lanjut mau bilang apa tadi?" penasaran gadis itu kembali "lah ini muka tebel amat, ga bisa salting apa gimana hmm?" basa basinya bertujuan membuat kekasihnya semakin kesal "GIZANNN!" teriak gadis tersebut keras kerena habis sudah kesabarannya "iya iya ku lanjutin" fine lelaki itu "hmm.. paan?" tanya lembut gadis itu kembali yang kesekian kalinya sembari mencoba mengontrol emosi "nanti kalau kita udah gede kamu mau ga jadi pendamping aku?" tanya serius lelaki itu membuat si gadis menjadi terdiam sejenak dan berkata dengan percaya "iya aku mau"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido