Sebuah pesan untuk Galva

Sebuah pesan untuk Galva

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 16, 2021
Kehidupan Fridha seorang Mahasiswi kebidanan yang ambis dan Fokus dengan cita-cita nya, tidak pernah menganggap serius dunia percintaan, kehidupan nya berubah semenjak ia mengenal sosok Galva Seorang Mahasiswa Kedokteran yang ia temui di jejaring internet yang bahkan belum ia temui di kehidupan nyata, Konflik dan Ekspektasi terus bergulir seiring waktu, jarak dan ego kadang membuat mereka ragu. Akankah Hubungan ini berhasil? atau gagal karena ego dan keadaan?
All Rights Reserved
#20
ekspektasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tulip
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Still Ours [Hiatus]
  • Bukan Denyut Terakhir, kan?
  • LDR
  • Ketukan Takdir
  • Salma yang bertabrakan dengan mahasiswa kedokteran, dan berakhir dengan hubungan
  • Antara Cinta Dan Takdir Semesta
  • LUKA DI BALIK SENYUM
Tulip

Tobi seorang mahasiswa psikologi yang bercita-cita menjadi psikiater handal dan Tulip gadis cantik seorang karbol air force academy dipertemukan di sebuah kafe yang menjadi cikal bakal sejarah cinta mereka. Perbedaan sistem pendidikan membuat kisah cintanya harus berjalan LDR, menanti momen bahagia ketika dapat melihat wajah riang dan senyum manis di pipinya. Penantian yang tak berujung dari romantika yang begitu di dambakan, Harmonisasi kebahagian dari senyum di ujung pipinya dan rona merah saat dirinya tersipu. Berharap semua berjalan sesuai ekspetasi dari situasi yang telah di telan bumi. Aku dan dia dari sejarah cinta tanpa kepastian. Bersikukuh untuk mencintai dia yang telah tiada walau ku tahu terus mencintaimu adalah patah hati yang aku ciptakan sendiri. Aku tahu hatiku tak akan pernah sama lagi, tapi aku akan baik-baik saja. Terima kasih telah menabur benih kebahagiaan dalam hidupku, terima kasih karena telah menjadi alasanku untuk berjuang. Semua momen ini membuatku yakin bahwa pertemuanku dengannya bukanlah kebetulan melainkan takdir Tuhan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines