I Am Only Human

I Am Only Human

  • WpView
    MGA BUMASA 7
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Aug 1, 2021
"Meski bisa di daur ulang, Sebuah sampah akan tetap menjadi sampah. Manusia yang hanya bisa menunjukkan ketidak berdayaan dan seakan berperan sebagai yang paling tersakiti tak pernah jauh berbeda dengan sekantong sampah di pembuangan" ucapnya penuh penekanan, ada emosi yang dikesampingkan saat setiap kata terucap dibibir manisnya. Senyum tipis hampir tak terlihat terukir dibibir pemuda dihadapannya,tangannya berayun memberi isarat untuk setiap kata yang ingin diucapkannya. sebuah ungkapan terimakasih dengan tangan yang masih bertumpu di dada kirinya seakan memberi penghormatan sebelum berbalik dan berlalu menjauh dari gadis manis yang kini membeku menatap kepergiannya. Tatapan gadis itu mulai berembun,hanya perlu satu kedipan untuk membiarkan air matanya terjatuh. Rasa sesal dan sesak kini berlomba untuk menghunus ulu hatinya, batinnya saling membunuh tanpa melukai. "Pergi, jangan pernah berbalik, jangan pernah kembali. kau melukaiku kembali, jangan pernah kembali kumohon,kumohon.kumohon kembalilah kau harus memaafkanku" ucapannya tersendat, rasa sesak benar-benar menggerogoti ulu hatinya. Luka yang ku ciptakan sendiri ini.aku sudah tak bisa menahannya, aku tak bisa ini terlalu menyakitkan, tapi bagaimana denganmu, kumohon kembali kau harus memaafkanku. ..... So, gimana ada yang excited gak hahah ngarep anjir. but kalo penasaran kalo inimah. bisa langsung cek buat lanjut baca wkwkw. jangan lupa follow, like, coment, and share hahah gak ding terserah kalian yang baca. saya yakin kalian tau bagaimana mengapresiasi sebuah karya. see you gays, kita jumpa di part selanjutnya. happy Reading..
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • One More Chance [HoonSoon]
  • [✔️] Anti Romantic ⋆ Jaesahi
  • ALEYA~~
  • Back Again To You [HoonSoon]
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓
  • About me (aku bocah alay)
  • Antara Jarak Dan Waktu

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman