Who Why World (true story) END

Who Why World (true story) END

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Mga Boto 29
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadKumpleto Wed, Aug 4, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Dulu aku tak tahu tujuan bernapas. Hingga suara hatiku berkata, bila napasku untuk mencintaimu." -Mee Kael -o0o- Pernah berharap namun akhirnya kecewa Pernah bergantung namun akhirnya jatuh Pernah mencinta namun akhirnya terluka Pernah merindu namun akhirnya rapuh Entah berapa banyak pernah lagi, hingga aku tak berani melakukan apapun. Pun bahkan untuk mengucap sepatah kata Langkahku terseok-seok karena begitu pedihnya untuk berjalan Ditambah tak tahu kemana aku harus pergi Aku harus kemana? Aku harus apa? Sungguh, aku sudah terlalu lelah untuk menangis hingga air mata tak ingin mengalir lagi, meninggalkan sesak di dada dan ngilu di tulang Bila dengan bernapas aku tak menemukan kehidupan Maka tiada guna aku tetap berada di sini Mungkin, sudah saatnya aku bunuh diri Untuk apa hidup? Aku mati pun takkan ada yang mencari Salam, Mee Kael Ruang Fatamorgana, 23 Dzulhijjah 1442 --- Hai, sebelum membaca ceritaku. Akan ku beritahu sebelum kalian kecewa di belakang. Cerita ini, bukan semacam novel. Cerita di sini adalah cerita-cerita pendek, yang terinspirasi dari kisah nyata. Namun, insyaallah kalian akan mendapatkan banyak pelajaran saat membacanya. Lanjut atau skip? Pilihan di tangan kalian, sebab yang kukejar bukanlah pembaca. Thanks for mampir wkwkwk
All Rights Reserved
#144
patah
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • ALIF (TERBIT)
  • Anugrah Azizah
  • Langkah yang Tak Sia-Sia
  • amore: Sacred Love [END]
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • Capuccino Sore Itu  ✅ [Tamat dan sudah Direvisi]
  • "Langkah Kecilku, Harapan Besar dari Langit"

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Apakah seorang anak Kiai harus bisa menjadi penerus kepemilikan pesantren? Ya. Namun, berbeda dengan seorang Haafiz Alif Faezan. Mahasiswa lulusan sarjana kriminologi yang memilih karier sebagai polisi reserse. Sebuah kasus membawa Alif bertemu kembali dengan gadis yang ia cari selama sepuluh tahun ini. Gadis kecil yang pernah ia dekap dalam keadaan sekarat, sekarang tumbuh menjadi perempuan cantik nan penuh kejutan. Pertemuannya dengan sang gadis membawa kemudahan bagi Alif dalam menyelidiki kasus tersebut. Sama halnya, mudah bagi Alif untuk jatuh hati dengan Lahya Deemah, gadis berusia 18 tahun. "Lahya ini anak kecil, mana boleh menikah dengan Gus yang umurnya jauh di atas Lahya?" "Boleh. Bapak kamu sudah merestui." "Apa yang Gus inginkan dari anak kecil seperti Lahya?" "Izinkan saya membimbing kamu dalam dekapan hangat, sampai selamat ke tangan Tuhan." "Tapi, Lahya sudah bertunangan." "Apa yang kamu tunggu dari sebuah penantian yang dia tawarkan, Lahya? Sedangkan saya di sini menawarkan kepastian, namun tak kunjung kamu beri jawaban. Saya semakin takut tenggelam dalam mata itu dan hafalan Quran saya tertinggal mengambang. Sejatinya yang haram takkan mungkin menjadi halal dan suci. Maka dari itu jadilah halal bagi saya, dan saya akan selalu suci untuk bisa menyentuhmu seperti kalam-Nya." '__'__'__' ⚠️DILARANG KERAS MELALUKAN PLAGIASI BERKEDOK TERINSPIRASI⚠️ ⚠️Hak cipta dilindungi Allah Ta'ala⚠️ [Disarankan untuk tidak membaca cerita ini di tempat umum. Dikarenakan dapat mengalami gejala baper, salting, senyum-senyum sendiri, menangis dan emosi disatu waktu] '__'__'__' Start : Juli 2023 End : September 2024

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman