Who Why World (true story) END

Who Why World (true story) END

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 4, 2021
"Dulu aku tak tahu tujuan bernapas. Hingga suara hatiku berkata, bila napasku untuk mencintaimu." -Mee Kael -o0o- Pernah berharap namun akhirnya kecewa Pernah bergantung namun akhirnya jatuh Pernah mencinta namun akhirnya terluka Pernah merindu namun akhirnya rapuh Entah berapa banyak pernah lagi, hingga aku tak berani melakukan apapun. Pun bahkan untuk mengucap sepatah kata Langkahku terseok-seok karena begitu pedihnya untuk berjalan Ditambah tak tahu kemana aku harus pergi Aku harus kemana? Aku harus apa? Sungguh, aku sudah terlalu lelah untuk menangis hingga air mata tak ingin mengalir lagi, meninggalkan sesak di dada dan ngilu di tulang Bila dengan bernapas aku tak menemukan kehidupan Maka tiada guna aku tetap berada di sini Mungkin, sudah saatnya aku bunuh diri Untuk apa hidup? Aku mati pun takkan ada yang mencari Salam, Mee Kael Ruang Fatamorgana, 23 Dzulhijjah 1442 --- Hai, sebelum membaca ceritaku. Akan ku beritahu sebelum kalian kecewa di belakang. Cerita ini, bukan semacam novel. Cerita di sini adalah cerita-cerita pendek, yang terinspirasi dari kisah nyata. Namun, insyaallah kalian akan mendapatkan banyak pelajaran saat membacanya. Lanjut atau skip? Pilihan di tangan kalian, sebab yang kukejar bukanlah pembaca. Thanks for mampir wkwkwk
All Rights Reserved
#32
tujuanhidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Al Fahri
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Capuccino Sore Itu  ✅ [Tamat dan sudah Direvisi]
  • Langkah yang Tak Sia-Sia
  • Amanah & Cinta 💓 (END)
  • Jatuh Cinta Di Udara ✔
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • amore: Sacred Love [END]

~Teenfiction-Romance-Religi~ Cinta? Apa itu cinta? Bagiku cinta itu bulshit, hanya sekedar omong kosong. Aku bahkan nggak pernah menganggap bahwa cinta itu ada di dunia ini. Kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehan luka. -Aisyah- *** Dua pria, satu wanita. Antara sahabat dan cinta, keduanya sama-sama berarti dalam hidup. Entah memilih maju untuk memperjuangkan perasaan demi cinta atau malah memilih mundur merelakan perasaan demi sahabat. Keduanya memang pilihan yang sulit, tapi lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa wanita yang mereka cintai adalah wanita yang phobia tentang segala hal yang berhubungan dengan cinta. "Coba sebutkan satu kata yang mendefinisikan cinta menurut lo". "Bulshit". "Kenapa lo bisa nyimpulin kalau cinta itu bulshit?". "Ya emang kenyataannya gitu kan. Cinta itu cuman omong kosong. Nggak ada yang bisa dipercayai di dalam cinta". "Jadi lo benar-benar gak percaya kalau cinta itu ada?". "Iya, kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehkan luka". "Sekarang mungkin lo nggak percaya kalau cinta itu benar-benar ada, tapi suatu saat nanti lo akan menyesali perkataanmu itu. Tunggu aja Syah, akan kubuat lo benar-benar merasakan cinta dengan cara gue sendiri hingga lo lupa akan rasa sakit di dalamnya". *** Akankah Aisyah benar-benar akan merasakan cinta? Akankah mindset Aisyah akan berubah tentang cinta? Atau malah lebih memilih mementingkan egonya untuk tidak akan pernah merasakan sesuatu bernama cinta? Ikuti kisahnya dan kamu akan mendapatkan jawabannya. Siapin tissue yang banyak karena cerita ini akan mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan bersyukur, serta mengajarkan arti cinta sesungguhnya. Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata dengan dibumbui sedikit cerita fiksi untuk melengkapi kisah nyata yang kurang lengkap.

More details
WpActionLinkContent Guidelines