1/10/21 (Revisi)

1/10/21 (Revisi)

  • WpView
    Reads 319
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 17, 2023
Mereka. Para planet dengan kondisi yang berbeda. Menemukan matahari mereka yang menjadi pusat kehidupan mereka. Perlahan guncangan terus terjadi. Mengguncang mereka para planet. Menyisakan puing puing ke hancuran yang menyesakkan. Planet planet itu, perlahan hancur. Menyisakan sang matahari yang berkerja sendirian. ••• "Biarkan Gue hidup, sebentar aja,"- Planet "Hidup gue terlalu bahaya, jadi jaga jarak," -Planet "Gue ke siksa, biarin gue hidup sendiri,"-Planet "Terimakasih sudah singgah dalam hidup ku,"-Matahari "Dari ku si matahari, Untuk kalian para planet," ••• Note: Apabila ada kesamaan nama tokoh, latar, dan alur semata mata karna tidak kesengajaan. Cerita dengan minim konflik dan penuh drama. Bagi yang gak suka silahkan skip. Terimakasih Typo dimana-mana jadi harap maklum. Perhatian! 17+ Cerita ini mengandung kekerasan serta ucapan kasar Mohon bijak dalam membaca
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • NOESIS [END]
  • Langit dan Cahayanya
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Psikopat Digital? [End]
  • 𝐊𝐀𝐋𝐘𝐓𝐄𝐑𝐎𝐒 𝐅𝐈𝐋𝐎𝐒
  • ★BABY ZION★
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?

#1 chicklit (27 Feb 21) #1 metropop (21 Feb 21) #1 doctor (14 Apr 21) #1 youngadult (15 Des 20) #1 fiksiumum (1 Mar 21) #1 spiritual (8 Feb 21) #1 mentari (15 Des 20) #1 getaran (11 Feb 21) #1 inspirasi (6 Jan 22) #1 acak (18 Mei 22) #3 romance (3 Mar 21) #3 kerja (28 Feb 21) #4 roman (28 Feb 21) #5 agegap (15 Des 20) #5 billionaire (17 Jun 21) #1 bestseller shining haha's book Aku miskin. Aku nggak punya mobil. Handphoneku belinya second. Ibuk sama Bapak harus irit-irit jatah makan dan uang jajan kami, untuk menutup angsuran cicilan di lintah darat. Itu karena Bapak ditipu orang. Adik-adikku masih sekolah. Untungnya di sekolah negeri. Dibayar pemerintah. Dan aku, terjebak jadi mahasiswi Kedokteran dimana parkiran fakultas didominasi oleh kendaraan roda empat milik teman-teman. Hidup susah merana derita tiada tara? Enggak!! Untuk menjadikan semua indah, Mentari tak harus bersinar, bukan? Buktinya, Mentari di saat senja jauh lebih cantik daripada terik di siang bolong. "Setiap orang punya kesempatan memperbaiki hidup, ngapain susah terus?" (dr. Gamma Narendra Sp.B-KBD, PhD) "Kamu nggak pernah susah. Jangan sok nasehatin orang-orang susah." (Meilani Mentari) ----------------------- SUDAH NAIK CETAK, TAPI DI SINI MASIH COMPLETED ya. 🌼(Keren banget ini novel mba. Serasa di dunia nyata. Sampe 10x bolak-balik baca kadang senyum2 sendiri, sampe nangis sendiri. -Irairmayanti) 🌼(Allohu Rabbi. Aku benar2 ih sama penulisnya nih. Drimana sih idenya bisa bagus kayak gni. Ceritanya g berbelit2 g rumit g byk konflik g ribet tpiii bikin aq ny nie jadi baper, senyum2 kayak orgil, mesem2 sendiri. Serius deh. Ini cerita TOP PAKE BANGET LHO. -Sarijuwita2). Terinspirasi dari KISAH NYATA. Mohon bijak dalam berkomentar. Dilarang memplagiat dan menyebarkannya ilegal. Jika terjadi, maka kejadian tersebut gak akan segan-segan saya bawa ke ranah pidana dan perdata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines