Mahir Menahan Perasaan

Mahir Menahan Perasaan

  • WpView
    Membaca 201
  • WpVote
    Vote 37
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Des 24, 2022
Hai kamu! Iya, kamu, yang lagi nyasar ke tulisan ini dan sekarang lagi baca kalimat ini dalam hati hehehehe.... Bagaimana hari-harimu? Masih terasa berat seperti dulu? Perasaan, masih aman, kan? Kalau pikiran masih waras juga, kan? Apa? Kamu ingin mengelak bahwa perasaan dan pikiranmu sekarang sedang dalam mode baik-baik saja? Padahal antara otak dan hati seringkali tidak sejalan. Ya, kamu! Yang sedang dilanda badai dan meneduh sendirian padahal banyak orang lain yang menyediakan tumpangan. Tolong, aku tahu kamu tidak ingin membebani orang lain dengan perasaan kalutmu itu wahai tuan sang penjaga perasaan. Tapi mau sampai kapan seperti ini? Mau sampai kapan ditahan? Sini cerita, karena aku ada dan tercipta untuk mendengarkan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#685
healing
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SEANDAINYA SEMUA ORANG PERGI MENINGGALKANMU [LENGKAP] ✔
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Can You Give Me One More Chanche
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • Diary hati:)

Hai, gimana hari-harinya sejauh ini? Mungkin kalimat itu yang ingin kamu dengar saat dalam kondisi sendiri. Saat satu-persatu dari mereka yang seusiamu sudah menikmati kebahagiaan dalam hidupnya. Sedangkan kamu, masih harus tertatih untuk menemukan jati diri atau kelebihan yang ada padamu. Namun, meskipun begitu kamu bukan berarti gagal dan sudah terlambat menempuh kesuksesan, kok. Kamu hanya perlu sedikit lebih sabar dan berjuang lebih keras untuk menjemput kesuksesan versi kamu sendiri. Meskipun rasanya begitu berat, bahkan satu persatu dari mereka yang selalu ada akan pergi meninggalkanmu. Karena itulah realitanya, semakin bertambahnya usia hanya dirimu sendiri yang tahu ke mana arah dan tujuan terbaik untuk kamu perjuangkan. Seandainya semua orang pergi meninggalkanmu, setidaknya kamu masih punya diri sendiri yang masih tetap bertahan sejauh ini. #1 katamutiara 07 Februari 2023 #1 selfhealing 08 November 2022 #1 selfimprovement 22 Juli 2022 #1 ceritamotivasi 23 Juli 2022 #1 keepspirit 24 Juli 2022 #1 kutipan 04 Agustus 2022

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan