Mahir Menahan Perasaan

Mahir Menahan Perasaan

  • WpView
    Reads 201
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 24, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Hai kamu! Iya, kamu, yang lagi nyasar ke tulisan ini dan sekarang lagi baca kalimat ini dalam hati hehehehe.... Bagaimana hari-harimu? Masih terasa berat seperti dulu? Perasaan, masih aman, kan? Kalau pikiran masih waras juga, kan? Apa? Kamu ingin mengelak bahwa perasaan dan pikiranmu sekarang sedang dalam mode baik-baik saja? Padahal antara otak dan hati seringkali tidak sejalan. Ya, kamu! Yang sedang dilanda badai dan meneduh sendirian padahal banyak orang lain yang menyediakan tumpangan. Tolong, aku tahu kamu tidak ingin membebani orang lain dengan perasaan kalutmu itu wahai tuan sang penjaga perasaan. Tapi mau sampai kapan seperti ini? Mau sampai kapan ditahan? Sini cerita, karena aku ada dan tercipta untuk mendengarkan.
All Rights Reserved
#2
tertekan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Sampai Sini [End]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Slow Days (FIN)

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Siapa sangka? Ditha Aquila yang bermimpi ingin menjadi seorang Psikolog justru harus menyembuhkan gangguan mentalnya karena sempat menjalin toxic relationship dengan Galuh Erlangga, yang hingga kini, masih terobsesi untuk memilikinya. Pengalaman buruk itu membuat Ditha kesulitan untuk menerima kehadiran Juna Pradirga, alumni kebanggaan sekolah yang diam-diam sudah lama menyimpan rasa padanya. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya sedang tidak stabil lebih baik dibiarkan fokus untuk menyembuhkan diri sendiri dulu. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri saja masih seringkali ia sakiti? Hingga pada suatu hari, Ditha menerima fakta paling menyakitkan soal Juna, yang membuatnya ingin menyerah bahkan mengharuskannya untuk rawat jalan dengan Psikiater dan menunda waktu lebih lama untuk meraih mimpinya. PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines