[Follow Sebelum Baca!]
.
.
"Nikah yok?" ucap Nanda si sela-sela perdebatan kecil mereka. Ucapannya sontak membuat Tiana tak percaya.
"Ngawur lo" benar saja Nanda dan Tiana bagaikan air dan api mana mungkin mereka bersatu? Mengingat sifat Tiana yang bisa dibilang cerewet dan bertingkah lebay, terlebih dia begitu manja seperti anak kecil. Berbeda dengan Nanda yang sangat dingin, bahkan bicara saja singkat, padat dan jelas.
"Saya serius"
"Terserah lo deh mau nga-" belum selesai dengan ucapannya jari telunjuk Nanda sudah lebih dulu menempel dibibir Tiana yang cerewet dari tadi.
"Stttt...Saya serius sayang. kita nikah aja,saya masih sayang kamu. Saya gabisa jauh dari kamu. Saya tau, Saya nggak bisa jadi yang kamu inginkan, tapi izinin Saya buat bahagiain kamu dengan cara saya sendiri" tutur Nanda tulus,dia berharap Tiana mau memberinya kesempatan lagi, dia berjanji tidak akan membuatnya sedih apalagi kecewa seperti dulu lagi,itu membuatnya sakit.
"Selamanya! sampe maut misahin kita" lanjut Nanda. perkataannya sukses membuat Tiana terdiam merenung mencoba mencerna semuanya. jujur Tiana masih sangat mencintainya.
"Alay lo, buktinya apa?"
"Secepatnya saya akan datang kerumah, ngelamar kamu"
.
.
Gimana jadinya kalau cowok dingin nikah sama cewek petakilan dan cerewet seperti Tiana?
Sifat Tiana yang sangat bertolak belakang dengan Nanda justru membuatnya semakin jatuh cinta pada gadis cantik itu.
Penasaran dengan ceritanya? kuy baca!!!🥰🥰🥰
All Rights Reserved