MIRROR | Jay ✓

MIRROR | Jay ✓

  • WpView
    Reads 7,363
  • WpVote
    Votes 942
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 7, 2022
Nyatanya di dunia, secerah apapun orang tetap akan ada sisi gelapnya. Sepertinya Dewa, laki-laki yang mempunyai dua kepribadian yang berbeda. Sisi yang hangat, dan sisi kejam. Dewa yang dikenal manis, hangat, dan berteman dengan siapapun. Siapa yang menyangka jika ada sisi kejam dan gelap dari laki-laki itu? Bahkan Dewa tidak segan-segan membunuh siapapun yang menghalanginya. Sampai seseorang di dalam cermin itu bertemu dengannya dalam ketidak sengajaan, dan mendadak merubah semua alur hidupnya. "Kamu bunuh kucing itu? Kenapa?!" "Berisik!" "Tapi kan kasihan! Dia ga salah apa-apa!!" "Diem atau nasib lo kayak dia?" "Aku nyesel ketemu kamu. Mending hidup di cermin, biarin hambar dari pada hidup di dunia, tapi sama psikopat gila!" "Lo maju selangkah masuk cermin, gua pastiin kepala sama tubuh lo kepisah" ..... Dunia ini benar-benar gelap atau hanya-
All Rights Reserved
#259
17
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAREAPADA [Revision]
  • In His Shadow ft Park Sunghoon of Enhypen [COMPLETED]
  • Unwelcome Neighbor ft Lee Heeseung of Enhypen [COMPLETED]
  • He's the Villain
  • MORALLESS
  • Darkness || All × Heeseung
  • BREAK THIS ICE - JAYWON
  • Unforgettable (𝐄𝐍𝐃)

Mareapada The Secret of The Universe. Ketika semuanya telah hancur dan terlambat. Hanya keluarganya yang bertahan, dan terlambat menyelamatkan perempuannya. "Aku saja yang dihukum, mengapa harus dia juga?" Mereka melindungi sekaligus menghancurkan. Memang seharusnya karma menyertai keduanya. Kembali kepelukan. Namun, dunia yang berbeda untuknya membuat Arte Daimon memanfaatkan anak sulung pengusaha terbesar yang sudah berdiri berpuluh-puluh tahun dan terus beregenerasi, yang diketahui manusia. Mungkin, ini keserakahan yang dapat dimaklumi. "Apapun untuk kebahagiannya, waktunya terlalu singkat untuk hidup. Kalau dia mampu menembak jantungku, aku ingin mati secepatnya, bersamanya, berulang kali." Asgar mengulangi lagi ucapannya, "kak, apa yang mami lakukan sampai kita dapat hukuman? Apa yang kamu lakukan dengan semua pecahan kaca ini?." Achilles hanya menggeleng dan menjawab. "Asgar, hiduplah seperti yang kamu mau saja, jangan pedulikan aku. Berbahagialah!" Laki-laki bersaudara itu hanya saling menguatkan, dan bertindak semaunya demi keinginannya tercapai. "Demi Arte, 'kan?" 2025©AISA

More details
WpActionLinkContent Guidelines