Kisah Seorang Kangguru Kecil

Kisah Seorang Kangguru Kecil

  • WpView
    GELESEN 12
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Aug. 2, 2021
WpInfo
SACHBUCH
Pada suatu hari, terdapat sekeluarga kangguru yang tinggal di hutan, didalam keluarga itu ada 4 ekor kangguru, orangtua kangguru, kakak kangguru dan kangguru kecil. Si kangguru kecil sangatlah nakal, ia suka mengganggu lebah-lebah, pada suatu tiba para lebah pun marah dan menuju rumah kangguru. "Hei kamu kangguru mengapa senang sekali mengganggu kita?!" ujar sang lebah yang sangat marah kepada kangguru. "Sssst" lari lah seketika kangguru kecil yang sangat merasa bersalah itu. Kangguru kecil pun ketakutan dan bersembunyi. kakak kangguru yang mengetahuinya dan melaporkan pada orangtuanya. "Ayah , ibu itu si kangguru kecil tuh selalu mengganggu lebah-lebah, dia sangatlah nakal ayah, ibu" ucap kakak kangguru yang memberitahu kedua orang tua nya. "Aduh kamu kenapa selalu mengganggu lebah lebah tersebut?!" ucap kedua orangtua kangguru kecil dengan keadaan marah. Setelah itu, kedua orangtua kangguru segera menuju rumah lebah-lebah tersebut dan langsung meminta maaf sedalam mungkin atas gangguan yang mereka rasakan, kangguru kecil memberanikan diri untuk meminta maaf sambil ditemani sang kakak. "Lebah aku minta maaf ya selama ini aku selalu mengganggu kalian" ucap kangguru dengan rasa bersalah "Yasudah tidak apa apa kangguru tapi kamu jangan mengulangi nya lagi ya!" tegur lebah kepada kangguru kecil. Kangguru kecil pun berjanji untuk tidak mengganggu sipapun dan dimanapun.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Hampa Merangkai Duka
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Mama! [✔️]
  • not me... - Zoya -
  • Apa Salah Ku? [TIDAK DI LANJUTKAN]
  • G A R A
  • Our Rean Sada -End-
  • My missing puzzle piece

|| Sebelum membaca jangan lupa follow|| "kelahiranku tak pernah ku sesali, namun apa aku tidak berhak menanyakan keberadaan mereka?," "Aku juga seorang anak gadis yg ingin tahu, apa itu kehangatan dalam keluarga." "Dinginya angin malam dan sakit nya sendirian tak perlu lagi kutanyakan pada orang lain," "Bundaa..., Ayah..., kalian dimana?." "aku ingin melihat wajah kalian walau sekali saja, khiks!..." Isak tangis seorang remaja berusia 18 tahun itu, ia terduduk lemas di kursi taman sendirian. --- "Jantung ini akan selalu berdetak untuk ayah, bahkan sampai tubuh aku udah menyatu dengan tanah sekali pun," "Kalau itu terjadi, aku harap ayah selalu mengingatku di setiap detak nya," Ucapan Zahirah mengalun di benak Luqman, pria paru baya itu terus memegangi dadanya, sambil menatap batu nisan dengan tumpukan tanah yg masih basah. "Hukuman macam apa yang kau berikan pada ayah nak?, detak nya benar benar terus menghantui ayah dengan rasa bersalah," gumam Luqman memainkan kelopak bunga di atas tanah basah itu. --- "Kenapa Lo ninggalin gue untuk yg kedua kalinya?, mana janji yg selama ini Lo kasih buat gue Zah?," "Rumah gue benar benar Lo bawa pergi," "Gue hancur Zah, bawa gue pergi kemanapun Lo pergi," "Gue nggak bisa tanpa Lo," _________________________ tiktok.com/@by_maipaaa

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien