SON POLICE AND MAFIA

SON POLICE AND MAFIA

  • WpView
    Reads 1,837
  • WpVote
    Votes 135
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Aug 29, 2021
WpInfo
Fiction
Mystery
Ini kisah Park Jinyoung yang memiliki orang tua berbeda profesi. Ibunya seorang Ketua Kepolisian sedangkan Ayahnya yang baru saja ia ketahui seorang pemimpin Mafia Black Dragon. Bertentangan itulah pekerjaan kedua orang tuanya bahkan Jinyoungi bingung kenapa Ibu dan Ayahnya bisa menikah jika pekerjaan mereka bertentangan. Kini Jinyoung jadi rebutan, kedua orang tua nya sama-sama ingin Jinyoung tinggal bersama mereka bahkan Ayahnya sampai menculiknya. Jinyoung tidak ingin menjadi rebutan seperti ini. Dia hanya ingin tinggal bersama kedua orang tua nya seperti keluarga sebenarnya. Jinyoung ingin kedua orang tua hidup bersama lagi dan merawat nya bersama-sama. Tentu saja Jinyoung tau keinginan nya ini sangat susah terwujud tapi anak itu akan terus berusaha sampai keinginannya itu menjadi kenyataan. "Aku akan membuat kalian bersama lagi, Eomma, Appa." -Park Jinyoung-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • Always Okey
  • Little Sister? (Completed)
  • Let Me Save You [Vkook]  (END)
  • THE DEVIL JUDGE IS MY BROTHER
  • Cinta setelah Cinta
  • DOMINION
  • Missing And Found You
  • Baby Lele (On Going)
  • Annoying boy

⚠️DALAM TAHAP REVISI ⚠️ [SUDAH TAMAT] FOLLOW TO READ READER!!! Sejak kepergian kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan tragis, kehidupan seorang gadis muda berubah menjadi mimpi buruk. Ia tinggal bersama ketujuh kakaknya-orang-orang yang seharusnya menjadi pelindung dan penghibur, namun justru menjadikannya kambing hitam atas kehilangan mereka. Tanpa bukti dan tanpa alasan yang masuk akal, ketujuh kakaknya menuduhnya sebagai penyebab kematian orang tua mereka. Hati yang dulu penuh kasih berubah menjadi bara amarah yang terus membakar, menciptakan jurang dalam keluarga mereka. Gadis itu hidup dalam bayang-bayang rasa bersalah yang tak pernah ia pahami, terpenjara oleh luka yang ditinggalkan oleh keluarga sendiri. "Apa salah ku?" ucapnya dengan suara lirih, tak mengerti mengapa ia harus menanggung semua ini. "Oppa, maafkan aku... hiks." "Arghhh! Jangan siksa aku lagi!" teriaknya dalam ketakutan, tubuhnya gemetar setiap kali langkah kaki para kakaknya mendekat. "Oppa... tolong aku... bantu aku... hiks..." "Eomma... Appa... aku rindu... bawa aku pergi... hiks..." Hanya rasa rindu yang menjadi temannya setiap malam. Rindu akan pelukan hangat sang ibu, dan suara tenang sang ayah. Di tengah gelapnya kebencian yang terus membayangi, apakah masih ada secercah harapan untuk gadis kecil itu menemukan cahaya dan kasih yang hilang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines