Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Rumit ?
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 20, 2023
Aku tau kita tak akan abadi , oleh karena itu aku mengabadikannya di tulisan ini . Bahwa perasaan tak terbalas ini ternyata membawaku kedalam jurang keikhlasan paling dalam. Bahagia selalu kamu . tenang saja aku pastikan akan ada seorang lelaki meminangku dan pastinya bukan kamu namun nyatanya aku akan bahagia. Kisah sekawan beda generasi dalam pencarian dan pengalaman sehingga di tulis dengan kata-kata agar terciptanya jarak emosional self healing. Selamat membaca. 🌼
All Rights Reserved
#8
bestiee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Always Loving You
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Cerita Tanpa Akhir
  • Aku Kamu dan Dunia Kita
  • Please choose me
  • ANGEL HEART [ON GOING]
  • You And I
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines