Story cover for Never Regret by ParkChayeong3
Never Regret
  • WpView
    LECTURAS 176
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 176
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado ago 03, 2021
Tentang bagaimana kerasnya kehidupan yang dialami seorang gadis cantik yang memiliki suara unik menurut sahabatnya. Gadis yang dilahirkan ke dunia yang bahkan tidak diinginkan oleh kedua orangtuanya. Bisa dikatakan hasil dari hubungan gelap yang dilakukan oleh ibunya bersama seorang pengusaha sukses dari Korea Selatan. Hanya untuk memenuhi kebutuhan masing-masing yang satu untuk memenuhi nafsu sesaat. Mereka saling mengenal, tetapi tidak memiliki hubungan khusus antara keduanya.


"Jeball... Peluk aku" ujar Rosé dengan suara yang sangat lirih. Jennie yang melihat kejadian itu mengalikan pandangannya ke arah lain dengan perasaan yang campur aduk. Entahlah tapi hatinya merasakan sensasi yang luar biasa menyakitkan. Tak tahan ia langsung berbalik dan meninggalkan kedua saudaranya yang lain yang tanpa disadari keduanya dia meneteskan air mata.
 
Roseanne Park
Jisoo Kim
Jennie Kim
Lalisa Kim

Blackpink

Typo bertebaran dimana-mana, kayak debu👀
Atribución Creative Commons (CC)
Regístrate para añadir Never Regret a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
PROblem ✓ cover
Lalisa "sorry" cover
Jiwa yang bersedih  cover
Lalisa [END] cover
Distance  cover
HIDDEN - JENLISA [G×G] cover
My Perfect Husband ❤️ || JenLisa || Ongoing || cover
TWO WEEKS cover
Blood Ties ✔ cover

PROblem ✓

54 partes Concluida

"Setiap orang ingin menjadi pahlawan dalam cerita besar dunia, tapi aku hanya ingin memiliki kesempatan untuk memeluk mereka." Choi Jisoo berhati batu telah melunak karena rasa bersalah. Yang masih salah, dia melakukannya setengah-setengah, karena hatinya penuh keraguan, tak punya pendirian, seringkali meyakini hal yang salah, dan mudah terpengaruh. "Aku mungkin gila, tapi tidak sebodoh itu." "Aku mungkin bodoh, tapi tidak segila itu." Choi Jennie dan Choi Chaeyoung sedang saling memunggungi. Kini penuh perbedaan, tapi sebenarnya sama. Sama-sama gila dan bodoh. Mereka adalah si pelanggar aturan yang berusaha berubah menjadi manusia penuh pengertian. "Aku adalah aku. Aku tidak ingin berubah, tapi keadaan memaksaku. Tidak semuanya, aku masih melihatmu." Choi Lisa masih minim kepercayaan diri, tapi ingin membuat semua orang melihat ke arahnya dengan rasa kagum. Sepandai tupai menyembunyikan kacangnya, semahir itulah Lisa menutupi perasaannya. Satu-satunya yang tidak berbeda dari mereka adalah kemarahan. Mungkin waktu dan pengalaman akan membuat mereka lebih belajar cara mengendalikan lidah setajam pedang yang tidak mungkin berkarat.