Story cover for Bunga Terakhir by ciamdsr
Bunga Terakhir
  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Aug 03, 2021
Bagaikan tanah tandus yang mendambakan setetes air hujan. Seperti itulah Ciara yang mendambakan kasih sayang dari orang-orang di sekitarnya. Salahkah jika Ciara menginginkan kasih sayang? Ataukah ia yang salah mengartikan sikap mereka sebagai sebuah penolakan terhadap dirinya? Apakah Ciara egois bila mengatakan ia membenci tatapan mereka yang seperti mengasihani dirinya?
   Ciara lelah, ia hanya menginginkan mama nya kembali...
All Rights Reserved
Sign up to add Bunga Terakhir to your library and receive updates
or
#332kerinduan
Content Guidelines
You may also like
CINDY : Sebelum Aku Pergi by rasainiindah
11 parts Ongoing
"Apa yang sanggup memisahkan dua hati yang saling mencinta? Katakan padaku, Cindy." Suara Rayven terdengar serak, seolah setiap katanya membawa luka yang tak bisa disembuhkan. Tatapan matanya merintih, memohon jawaban dari gadis yang berdiri di hadapannya-jawaban yang mungkin bisa menyelamatkan hatinya dari kehancuran. Cindy menatap tanah sejenak, bibirnya bergetar. Ia mengangkat wajahnya perlahan, menatap mata Rayven dengan pandangan yang dipenuhi air mata dan rasa sesal. Dengan suara yang lirih, sehalus angin yang menyesap di antara rinai hujan, ia menjawab: "Waktu, Rayven... dan tempat yang tak lagi sama." Air matanya jatuh, tanpa bisa dicegah, menyatu dengan tetes hujan yang membasahi dunia di sekitar mereka. Hujan turun seolah ikut menangis, mengiringi jiwa yang saling mencinta namun tak bisa bersama. Rayven menggeleng pelan, hatinya mencabik dari dalam. Ia meraih tangan Cindy, memohon dengan sisa harapan yang ia miliki, Namun Cindy menarik tangannya, perlahan tapi pasti, lalu melangkah mundur. "Kalau waktu memisahkan kita... maka aku akan menunggu selamanya!" Rayven berseru, suaranya nyaris patah. "Cindy, tolong... beri aku alasan! Kenapa kamu harus pergi? Kenapa bukan kita yang melawan dunia ini bersama?" Cindy tersenyum dalam tangisnya. "Karena tidak semua cinta ditakdirkan untuk dimenangkan, Rayven..." Kemudian ia berbalik, melangkah pergi, meninggalkan Rayven di tengah hujan yang kini terasa jauh lebih dingin dari sebelumnya.
You may also like
Slide 1 of 9
Mama! [✔️] cover
Hai, Kak! (END) cover
Ajarkan Aku Untuk Mencintaimu  cover
Sergio cover
Impossible Love (Terbit) cover
HUJAN DI BULAN JUNI cover
CINDY : Sebelum Aku Pergi cover
Luka dan Malam [END] cover
My Rain Downs The Earth cover

Mama! [✔️]

46 parts Complete

|| Kebebasan memang sangat menggiurkan, namun siapa sangka kebebasan itu justru jadi malapetaka bagi gadis yang akan menginjak usia lima belas tahun. Sebuah bencana yang membuat hatinya terguncang, penolakan yang ia lakukan terasa sia-sia. Hadirnya bayi kecil yang tak bersalah dari dalam rahimnya semakin membuat dirinya merasa hancur!. "Jangan pangil gue Mama!!! Gue bukan Mama Lo anjir!!!" "Anak sialan!!!" || Tak diinginkan oleh ibu adalah kehancuran bagi para anak-anak, sejak kecil dirinya terus berusaha untuk mendekati seorang ibu yang ia miliki, makian bahkan pukulan pernah dirinya dapatkan dari kedua tangan yang seharusnya mengelus surainya dengan lembut. Namun begitu, dirinya tak bisa sedikitpun melihat ibunya tersakiti! "a-ara s-sayang mama" "ma, jangan gini nanti sakit"