The Regardless Ending

The Regardless Ending

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
"Halo," ucap Anna pelan. Ia menghela nafas pendek sambil menatap bangunan beton yang menjulang tinggi itu. Merasa tidak ada jawaban. Anna kembali melanjutkan. "Halo. Siapa ini?" Ucap nya tetap pelan. Takut membangunkan si empunya rumah. "Ini siapa sih?" Teriak nya dalam hati. "Lo siapa sih? Buruan deh! Ooo. Lo Arna kan? Mau ngeprank gue kan? Udah ah," Anna menghela nafas panjang, suara nya terdengar membuat Anna spontan memekik tertahan. "Bukan. Ini gue Anna." *** The Regardless Ending Copyright ©2021
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • The Unwritten Rule [21+]
  • Pensiun Cinta
  • You Are My Destiny
  • Adeline
  • Sebatas Angan Senja
  • You Are The One
  • Arunicalla [TAMAT DI KARYAKARSA]
  • Feel My Heart, Neo [Na & Neo]
  • ABIRAH [Completed]

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines