Story cover for My Dream by blue_edney10
My Dream
  • WpView
    LECTURAS 146
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 9
  • WpView
    LECTURAS 146
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 9
Continúa, Has publicado ago 04, 2021
Mimpi?? Impian??

Apakah aku pantas tuk bermimpi? Apakah aku pantas memiliki impian?

Terkadang hal itu terus mengganjal pikiranku, katanya stiap anak memiliki impian masing masing, apakah aku juga termasuk??
Menjadi bayangan seseorang selalu membuatku terkekang, aku hanya boleh berada dibalik panggung punggung kakakku, 

Aku yang menggali sumur dia yang mendapatkan airnya

Apakah aku pantas bermimpi disaat aku masih menjadi bayangannya?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir My Dream a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#142choi
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Semesta Berlima cover
[3]Siblings (straykids) cover
My Idol Is My Boyfriend [Bang Chan X You] cover
appa cover
Dear Dream | Park Jisung cover
Dreamer cover
Mantan | Felix [ Complete ] cover
STRANGE DREAMS - Season 2 (END) cover
AIR MATA AWAN || YU JUNWON cover
LENATHAN (hiatus) cover

Semesta Berlima

11 partes Continúa

[TXT Lokal] [Brothership, family] Yasa kecil pernah bicara pada papa mama kalau dia ingin punya adik. Ingin merasakan ada orang lain yang bergantung padanya. Tapi sampai dia besar keinginannya itu hanya sebatas angan-angan. Sadam sudah biasa hidup sendiri, makanya ketika bertemu orang baru rasanya senang sekali karena ia memiliki kesempatan untuk menciptakan dan merasakan hangatnya kebersamaan. Bima hanya selalu memikirkan dirinya sendiri selama ini, jiwanya yang penuh ambisi memaksanya harus terus memperbaiki diri hingga tak sempat memikirkan orang lain. Sementara Genta adalah kebalikan Sadam, yang lebih baik hidup sendiri sebab tak suka keramaian, asing dengan kebersamaan. Dan Kaisar hanya laki-laki ceria yang senang bergaul, senang bermain, senang bercanda, yang punya prinsip untuk menjalani hidupnya dengan menyenangkan setiap hari. Lantas mereka bertemu untuk tinggal bersama. Tanpa ayah, ibu, mama, papa. Dalam semesta yang besar ini, hanya mereka berlima yang bisa saling mengandalkan satu sama lain. Bisakah mereka menjalaninya?