Travel  to Majapahit

Travel to Majapahit

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 4, 2021
"Dim tau ngga sih, tadi aku habis baca buku tentang kerajaan Majapahit. Aku jadi kepikiran untuk pergi mencari peninggalan Majapahit, siapa tau aku ngga sengaja nyentuh artefaknya dan bisa membawaku ke zaman itu!!" seruku dengan semangat. "Astaga Ras, sepertinya anda menemukan bacaan yang menarik" ucapnya yang dibarengin kekehan pelan. "Dim, kalok sewaktu-waktu aku menghilang berarti aku dikerajaan Majapahit ya" sambil menggenggam lengannya yang dibalut dengan kaos lengan panjang. "Kalok kamu dikerajaan Majapahit, aku juga ikut Ras. Aku bakalan bikin startup disana" katanya berkelakar. "Aku akan ikut kemanapun kamu pergi, Saraswati Ayu Ningtyas" lanjutnya sambil menatapku. Perhatian!!! Cerita ini hanya imajinasiku saja dan tidak sesuai sama cerita sejarah aslinya. Aku minta maaf tapi ini hanya sebatas hiburan semata untuk menuangkan imajinasiku. Serta tidak bermaksud menyinggung pihak manapun.
All Rights Reserved
#74
majapahit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gandakusuma
  • Second Life Changes Everything
  • The Amazing Fate
  • Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu
  • The Perfect Bouquet
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]
  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana
  • Bulan Merah Wilwatikta [TAMAT]
  • Laskar Jingga
  • BALADA KEHIDUPAN

Lima tahun lalu, Yara, gadis belia yang baru menginjak 12 tahun itu diusir karena dinilai mengancam kedaulatan kerajaannya. Dia dituduh berkhianat hingga rela membunuh ibu serta abdi-abdi setia yang mengetahui rencananya. Kemudian, sebagai cara untuk menebus kesalahannya, alih-alih diberi hukuman mati, dia hanya diasingkan ke sebuah desa terpencil di perbatasan. Hidup di pengasingan mengajarkannya bertahan, membangun kekuatan, dan merancang rencana balas dendam. Kini, Yara kembali dalam balutan kain sutra, menyamar sebagai penari di perayaan kemenangan perang dari Putra Mahkota kerajaan musuh yang disebut menjadi dalang dari alasannya diusir dari istana. Tujuan Yara hanya satu: menancapkan keris ke jantung sang Putra Mahkota! Namun, saat belatinya hampir menuntaskan dendam, lelaki itu malah tersenyum, seakan sudah menunggu saat ini sejak lama. "Yara, akhirnya kita bertemu lagi," ucap sang Putra Mahkota dengan sebaris senyum di wajahnya. Tak hanya senyumnya yang terasa janggal. Alih-alih menebas lehernya, Putra Mahkota justru mengumumkan sesuatu yang mengguncang dua kerajaan. Mereka akan... menikah! Terperangkap dalam pernikahan politik dengan musuhnya sendiri, Yara harus mencari tahu alasan di balik semua ini. Apakah ini jebakan? (10 April 2025-) copyright © 2025 by Pimenovaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines