KEVIN SANJAYA SUKAMULJO

KEVIN SANJAYA SUKAMULJO

  • WpView
    LECTURAS 1,016
  • WpVote
    Votos 78
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadConcluida vie, ago 8, 2025
"Kita itu, dua insan yang bertemu karena takdir, namun tidak dapat bersatu karena Tuhan" -Natasya Faradillah Tamrin "Kita memang satu amin, tapi kita tidak satu iman. Tapi lucunya, kita satu rasa." - Kevin Sanjaya Sukamuljo. "Gue datang ke sini buat belajar, bukan buat patah hati." -Natasya Faradillah Tamrin "Jika kehadiran gue hanya buat lo terluka, gue rela pergi jauh jika itu bisa buat lo bahagia." -Kevin Sanjaya Sukamuljo *** Jangan di anggap serius, semuanya hanya real khayalan, pemikirin, imajinasi. Jika ada kesamaan nama, tempat, atau alur cerita, Semunya hanya ketidaksengajaan. tidak ada niatan untuk menjelek jelekan siapapun, termasuk mereka yang menjadi visual dalam cerita ini. Masih amburadul karna masih amatiran dalam menulis. Typo bertebaran. Harap menjaga jempol anda untuk tidak mengetik sembarangan. Ingat mental orang beda beda. Terima kasih. *** Dibuat saat sedang terkepin-kepin, termarcus-marcus, terjojo-jojo, terginting-ginting *** Star : 5 agustus 2021 End : -?
Todos los derechos reservados
#7
marcus
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Auto Save!
  • Transmigrasi Menjadi Mama Tiga Alpha
  • After the Fall
  • Your Auntie
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Trouble Maker
  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Target Si Supir
  • ELION (bl)

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido