KEVIN SANJAYA SUKAMULJO

KEVIN SANJAYA SUKAMULJO

  • WpView
    Reads 1,003
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Fri, Aug 8, 2025
"Kita itu, dua insan yang bertemu karena takdir, namun tidak dapat bersatu karena Tuhan" -Natasya Faradillah Tamrin "Kita memang satu amin, tapi kita tidak satu iman. Tapi lucunya, kita satu rasa." - Kevin Sanjaya Sukamuljo. "Gue datang ke sini buat belajar, bukan buat patah hati." -Natasya Faradillah Tamrin "Jika kehadiran gue hanya buat lo terluka, gue rela pergi jauh jika itu bisa buat lo bahagia." -Kevin Sanjaya Sukamuljo *** Jangan di anggap serius, semuanya hanya real khayalan, pemikirin, imajinasi. Jika ada kesamaan nama, tempat, atau alur cerita, Semunya hanya ketidaksengajaan. tidak ada niatan untuk menjelek jelekan siapapun, termasuk mereka yang menjadi visual dalam cerita ini. Masih amburadul karna masih amatiran dalam menulis. Typo bertebaran. Harap menjaga jempol anda untuk tidak mengetik sembarangan. Ingat mental orang beda beda. Terima kasih. *** Dibuat saat sedang terkepin-kepin, termarcus-marcus, terjojo-jojo, terginting-ginting *** Star : 5 agustus 2021 End : -?
All Rights Reserved
#350
jonathan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Petualangan Liar Nara
  • Save Me : Introvert Boy
  • Bound by Him
  • Unexpectedly Yours
  • DIEGO || transmigrasi seme (BxB)
  • Kesempatan Kedua Heraya
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • Reinkarnasi Dan Memiliki Dua Suami
  • Hold Me With Your Lies [END]
  • Pelatnas Ganteng

Di kota asalnya, Nara adalah anak kebanggan yang penurut. Namun, di bawah lampu kota besar, dia hanyalah seseorang yang penuh akan rasa penasaran. ​Jauh dari pengawasan orang tua, Nara menemukan bahwa perantauan bukan sekadar tentang mengejar gelar sarjana. Ini tentang setiap napas yang memburu di balik pintu kosnya, setiap sentuhan terlarang di sudut kampus, dan setiap rahasia yang ia simpan rapat-rapat dalam buku hariannya. ​Ini adalah perjalanan Nara. Berani, haus, dan tidak pernah menyesal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines