A S H A

A S H A

  • WpView
    Reads 1,356
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 4, 2022
Seketika langkah Asha terhenti, apa tadi katanya? Lonte? Wah perkataan yang tidak bisa dimaafkan. " Tadi siapa yang ngomong lonte " ucap Asha dengan menekannkan kata lonte. " Gue kenapa, " ucap siswi yang seragamnya kekurangan bahan, dan bibirnya yang merah uwaw kek cabe oplosan dengan angkuh. " Lo kenal gue aja ngak, baru pertama kali ketemu iya dan lo bilang gue lonte? Kayaknya lo harus ngaca deh dan liat siapa yang seharusnya dibilang lonte K A R I N." Ujar Asha dengan panjang lebar dengan menekankan kata karin yang diliat dari name tag di seragam gadis itu dan jangan lupakan dengan matanya yang sudah mulai menajam setajam silet. Ada yang baca ya syukur gaada ya juga gapapa. Tetep aku nuliss kokk. Bismillah sampe tamatt wkwk
All Rights Reserved
#171
airmata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PENGORBANAN KETIGA
  • (bukan) JODOH [COMPLETED]
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Cegil by my side (hiat)
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Maaf' (Revisi)
  • LUKA BIASA GADISKU
  • ALRIN
  • Not The Wrong
  • AKSARA ( ON GOING )

Marsya adalah gadis cantik dengan tubuh imut serta hidung mancung. Mata bulat dengan alis tebal adalah salah satu ciri khas yang ia miliki. Hidup yang ia jalani selama ini sangat jauh dari kata bahagia. Sejak remaja ia sudah jauh dari orang tuanya demi masa depannya, ia terpaksa menetap di kota lain agar dapat melanjutkan sekolahnya, om dan tantenya mau membiayai sekolahnya dengan syarat ia harus mau mengerjakan seluruh pekerjaan rumah, dari A sampai Z. Semua baik - baik saja, sekolah lancar, pekerjaan rumah yang ia kerjakan baik sebelum pria tinggi dengan wajah dingin itu menghampiri hidupnya, Syafiq. sungguh kedatangan pria itu telah memporak - porandakkan hidupnya, bagaimana tidak pria itu dengan lancang memaksanya untuk menjadi asisten pribadi secara cuma - cuma hanya karena gadis itu tidak sengaja menumpahkan air jus alpukat di jaket pria tersebut. Awal perbudakan berjalan lancar, hingga pria itu tanpa sengaja mencumbunya ketika pria itu tak sadarkan diri, hati yang selama ini kering kerontang, polos tak bercorak kini telah ternoda, bagaimana mungkin gadis itu bisa lupa dengan begitu mudahnya ciuman pertama yang ia peroleh justru dari pria yang ia tidak harapkan. Lantas bagaimana dengan pria dingin tersebut? apakah ia akan selalu ingat ciuman itu? atau justru malah ia lupakan begitu saja? Masalah - masalah dalam hidup Marsya pun semakin bertambah, dari om dan tantenya yang menuntut balas karena telah membiayai sekolahanya, belum lagi masalah tentang cita - citanya selama ini belum tercapai, serta kemunculan Delisha dalam hidup Syafiq membuat hati gadis mancung itu ketar - ketir. Ditunggu ceritanya ya guys... sabar!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines