Bagian yang Hilang

Bagian yang Hilang

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 27, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Gian itu bukan bunuh diri, tapi dibunuh!" bentak Haura penuh emosi. "Oke kalo itu emang anggapan lo. Tapi siapa yang bunuh dia?" "lo!" ucapan yang keluar dari mulut Haura sukses membuat orang di hadapannya membisu. "Lo bunuh temen gue!" ----- Sejak kepergian Gian, hidup Haura sangat memprihatinkan. Gadis itu benar-benar diselimuti duka. Sulit membuat bibirnya melengkung, semua waktunya ia habiskan untuk memecahkan segala teka-teki atas kematian cowok itu. Dari sudut pandangnya, Haura melihat banyak hal berkaitan dengan kasus yang berusaha ia ungkap. Segala strategi sudah ia buat, meskipun ia tahu bahwa tiada yang mudah di dunia ini. Kini yang Haura butuhkan hanya satu. Yaitu seseorang yang sangat memercayainya. Atas semua yang sudah ia lakukan, Haura hanya mengharapkan ending yang bahagia sebagai imbalan. Siapapun dalang di balik kematian Gian, Haura tidak akan melepas orang itu dengan tenang. Begitu janjinya. Bukankah Haura memang harus menepati janjinya setelah ia tahu siapa orang itu? Ya, bagaimana pun janji tetaplah janji meskipun ternyata ia mendapatkan yang lebih pahit.
All Rights Reserved
#108
bestseller
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Goodbye Alaska [END]
  • Impossible
  • I'm broken [BHS#1]✓
  •  Karya Rasa (END✓)
  • Sour Seventeen
  • Matahari
  • Trust

"Gue bakal sering dateng kesini, dan lo harus menerima gue dengan tangan terbuka. Anggap aja ini pelarian gue saat gue gak bisa sama dia,saat dia lagi sibuk dan saat gue lagi bosen. Itu syarat dari gue,dan gak bisa ditoleransi dengan apapun." "Jangan bercanda?!" *** Hanya karena sebuah balas budi,dia meminta lebih. Permintaan yang konyol dan tak masuk akal. Berusaha menolak namun dia acuh dan tak peduli. Lantas apa yang harus dilakukan? Menerima dengan pasrah dengan fakta yang menyakitkan, Atau lari seperti seorang pecundang yang tak mau menepati janji. *** Pertemuan dengan sepasang kekasih itu membuat kehidupan Harum berubah. Gadis itu merasa menyesal mengapa dari sekian banyak manusia, harus berurusan dengan kekasih orang. Harum benci dengan dirinya yang lemah mudah diperdaya oleh sosok laki-laki bermata tajam itu, Alan. *Cover by @fitrialjazera_

More details
WpActionLinkContent Guidelines