Story cover for Anyelir by ChristyPatriciaa
Anyelir
  • WpView
    LECTURAS 31
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 31
  • WpVote
    Votos 21
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado ago 05, 2021
"Dari sekian banyak waktu, bodohnya hanya satu kenangan yang ku kenang"
Gadis 16 tahun itu diusir dari panti asuhan tanpa bekal sedikitpun, kecuali satu, sebuah kenangan. Benar-benar tanpa apapun. Tanpa uang, baju, makanan apalagi kenangan. Satu-satunya alasan dia tetap berjalan, tentu saja karena dia tidak bisa berhenti. Kecuali jika gadis kecil ini mau menampung seonggok hot dog tanpa bentuk diwajahnya.
Dia yakin untuk membalas satu-satunya kenangan yang dia ingat, dia harus menjadi orang terpandang yang membuatnya bertemu gadis seusianya dari keluarga kaya. Perbedaan mencolok yang membuat mereka berdua terlihat unik. Sayangnya, untuk seseorang tanpa kredit sedikitpun membuatnya sulit diterima, kecuali di trotoar dibawah jembatan, tempat orang-orang meludah buang sial sambil menatap jijik para gelandangan bergelung dibalik kantong tidur bau. Atau sekadar tertawa, menyumpah, dasar pecundang
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Anyelir a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#2aesthethic
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
DANADYAKSA de KumbangPolkadot
70 partes Concluida
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
DANADYAKSA cover
Ana Or Anara  cover
Istri Mas Duda  [End] cover
Nae Sarang Dongsaeng cover
Boys Around Her (Telah Terbit)✔ cover
Sister or More cover
When Mr. Bossy Falling In Love cover
Essentialy Love (SELESAI) cover
TAMARA cover

DANADYAKSA

70 partes Concluida

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***