RHUNA
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 25, 2021
Ini kisah mereka. Mereka yang sama pintarnya menutupi kebenaran, mereka yang bermuka dua, mereka yang memakai topeng dan mereka yang hidup seolah tidak memiliki dosa sama sekali. Hidup dengan sempurna sedangkan ada orang yang berjuang dari penyakitnya karna mereka. "Menurut lo, karma itu datang sendiri atau di rencanakan?" ______________ Mentahan cover : BAEBAEBAE_329 (Twitter)
All Rights Reserved
#33
stepmother
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Different [END]
  • Nayara [ TERBIT ]
  • ARHAN || END
  • 1200 Detik [ End ] ✅
  • ADARA [End]
  • amour
  • Deberìa Redirme? (End)
  • Hapless
  • ALGARA & ALTARA [End]✓

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^

More details
WpActionLinkContent Guidelines