virtual feelings

virtual feelings

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 8, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Virtual? Ngga ada yang bisa diharapin dari virtual, Dia ngga nyata, Dia cuma mainin peran, Dia cuma bermain, Lantas apa yang masih aku harapin?. Roleplayer, kalian ngga asing bukan dengan kata roleplayer? Bahkan diantara kalian banyak yang bermain roleplayer. Athaya Zhivanna Sachoya, kerap dipanggil Vanna, cewe yang bermain (roleplayer) dengan nickname Xellyxta Grizellyn Valerie. Vanna terjebak didalam dunia virtual, mau pergi ngga bisa mau pertahanin juga ngga bisa. Mereka yang dipertahanin malah pergi duluan. Vanna cewe yang dulunya patah hati direal life dan ngelampiasin dengan bermain roleplayer, dia fikir dengan bermain roleplayer dia akan mendapatkan rumah yang sebenarnya. Tapi nyatanya apa? Semuannya udah pergi. Dia sadar kalau direal life sama diroleplayer itu sama aja, sama-sama menyakitkan. Gimana sih rasanya ditinggal dua orang yang paling kita sayang? Sakit pasti, mau nahan supaya dia ngga pergi juga ngga bisa karena kita cuma sebatas virtual. • • • • Nb: Ini cerita pertamaku tentang virtual, maklum aja authornya juga pernah kejebak sama virtual, kalian kalau penasaran langsung kepoin aja oke? Aku tunggu vote and comment dari kalian💌💌 Happy Reading
All Rights Reserved
#522
relationship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • My Sweet Troublemaker [TELAH TERBIT]
  • DERAN
  • Seketika Kau Jadi Semesta
  • BLUE || Before Loving U, E [END]
  • My Illegal Boyfriend
  • Beware of The Villain
  • Hurt Love
  • Nikah Sama CEO??

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines