A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]

A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 1,589
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 21, 2021
Netta mengerjapkan kedua matanya. Mencoba mencerna kalimat yang baru saja dilontarkan oleh laki-laki yang duduk di sampingnya itu. Kali ini, jantungnya berdebar lebih kencang dari biasanya. Netta menundukkan kepalanya. Menatap tangannya yang masih di genggam laki-laki itu. Perlahan namun pasti, ia melepaskannya dengan canggung. Tapi laki-laki itu malah semakin mempererat, menahan tangannya untuk lepas. "ya?" tanyanya lagi, dengan senyum manis tercetak di wajahnya, membuat matanya menyipit membentuk garis. Netta berdeham sejenak, lalu menarik nafasnya dan menghembuskannya. Ia menatap laki-laki itu lama. "kenapa? Kenapa gue?" Dalam hati ia merutuki jantungnya yang berdebar semakin kencang dan ia berharap laki-laki itu tidak mendengarnya. Otot tangannya mulai tidak berfungsi lagi, susah sekali untuk menarik tangannya lepas dari genggaman tangan laki-laki itu. Genggaman laki-laki itu sungguh membuat Netta sulit untuk berkutik. Dan sekarang otaknya jadi lambat mencerna kalimat yang di ucapkan laki-laki itu. "karena gue maunya lo" [Penggunaan karakter visual tokoh dalam cerita fiksi ini bukan dimaksudkan untuk merusak karakter asli tokoh yang digunakan, tetapi semata-mata untuk kecintaan penulis dengan sang idola] Pict from Pinterest Created by Kavilyan
All Rights Reserved
#322
ceritaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMAH;Menata Hati yang Hampir Mati
  • THE VAMPIRE OF NCT DREAM [Slow Update]
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • friend
  • Corner
  • MFS ✓
  • School in Love
  • Sadewa (END)

[NCT X Itzy] Rumah bagi Narasena adalah tempat pulang untuk menata hatinya yang hampir mati. Dunia memberinya Narendra, manusia yang mengajaknya berkelana menyusuri samudra cinta. Narendra membuatnya percaya bahwa ternyata ada tempat yang sama hangatnya dengan rumah. "Kemanapun, kamu nggak akan kedinginan. Tangan kamu akan tetap hangat selama aku genggam." Begitu pada awalnya. Tapi, Narasena lupa siapa Narenda, Narasena juga lupa ke samudra mana Narendra mengajaknya berlayar. Dia juga lupa menanyakan berapa lama Narendra akan menggenggam tangannya, berapa lama kehangatan yang dia janjikan akan bertahan? Terbuai dengan manisnya aksara yang tersuara. Membiarkan Narendra berjalan lebih dulu bukan berarti mengizinkannya melepaskan genggam. Narasena terlalu percaya, hingga pada akhirnya dia tersesat di tengah-tengah Arktik seorang diri. Narendra membuat hatinya hampir mati. Tapi Narasena tidak ingin mati kedinginan di tengah samudra cinta tanpa kepastian. Dia ingin hidup, ingin kembali, dan menata hatinya lagi. Menyelamatkan hidupnya adalah pilihan terbaik. Entah dengan tetap menunggu Narendra kembali, atau mencari jalan pulang seorang diri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines