Team ✓

Team ✓

  • WpView
    Reads 234,525
  • WpVote
    Votes 22,646
  • WpPart
    Parts 87
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 3, 2026
Masuk dalam program PIN di SMA Bintang Favorit adalah kebanggaan setiap orang. Sulit untuk masuk kualifikasinya karena meski harus memenuhi skor, mereka juga harus berkompetisi dan membuktikan kelayakan mereka di sana. Cerita ini akan membawa kalian ke dalam masalah hidup Airin yang otaknya pas-pasan tapi ngotot gabung program PIN demi setara dengan 2 sahabatnya, masalah hidup anggota Five Lamination Face, masalah hidup dua anak manja dan keluarga Sevenor, masalah hati, drama keluarga, persahabatan, gilanya berkompetisi dan masa-masa sekolah lainnya. Selamat membaca, semoga terjebak dengan cerita ini! 🎀
All Rights Reserved
#476
ambisius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLASS F
  • My Perfect Idiot Alan [COMPLETED]
  • Aku Ingin Bercerita
  • H2H in OSIS : Chaos Edition [✓]
  • Blunder [Jiwoo × Carmen]
  • Secret.
  • 4 Batu 1 Debu (On Going)
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

More details
WpActionLinkContent Guidelines