Seluruh anggota keluarga dibuat terkejut kala mengetahui Alena mendatangi klinik untuk melakukan aborsi demi menggugurkan janin yang tengah bersemayam di rahimnya. Mereka tak ada yang tahu kalau Alena tengah hamil mengingat gadis itu memang belum menikah. Saat Raihan-papanya bertanya siapa laki-laki yang telah menghamilinya pun, Alena hanya bisa bungkam seribu bahasa.
Hingga akhirnya seorang laki-laki yang merupakan sepupu tak sedarahnya berkata ingin bertanggung jawab. Alena tak tahu harus bagaimana.
"Lo udah punya pacar, Ar! Dan pacar lo itu, anak dari sahabat nyokap lo sendiri. Lo nggak mikir, apa yang bakal terjadi, kalo mereka tau, lo ayah dari anak gue, HAH?"
Lelaki itu hanya bisa terdiam. Sama seperti Alena, ia juga kebingungan. Sebab, janin dalam perut Alena ada karena kesalahan tak disengaja. Apalagi ia memiliki Liora, kekasihnya yang merupakan anak dari sahabat mamanya, tante Anya.
Apa pun yang akan Arden pilih, pasti ada risiko untuk melukai salah satunya. Ia mencintai Liora, tapi Alena sedang hamil anaknya. Hingga kenyaatan lain terasa kian menghantamnya.
SEBELUM MEMBACA CERITA INI
Follow dulu ya gaes akun author
(Cerita ini aku remake dan bakalan berubah secara keseluruhan baik alur, adegan dalam cerita dan endingnya pun bakalan berubah. Cerita ini akan aku up bertahap jadi yang sabar ya nungguinnya)
Di khianati oleh sahabat dan tunangannya Ara masih bisa menerimanya.
Hamil tanpa tahu siapa ayah dari anak yang dia kandung membuat Ara sedikit terpuruk.
~~~
Tak pernah bisa disangka dia bakalan hamil tanpa tahu siapa ayah dari janin yang dia kandung.
Bertahan selama 6 tahun membesarkan anak tanpa sosok suami disampingnya membuat Ara menjadi sosok yang kuat. Walau masih ada kedua orang tua yang siap menopangnya dikala kesusahan mengurus anaknya tak membuat Ara bergantung banyak.
Anak ini ada karena kelalaiannya tapi menghilangkan nyawa anak ini bukanlah hal yang mudah untuk Ara lakukan. Dia yang membuat kesalahan bukan berarti anak ini yang harus menerima akibatnya.
Hingga dia harus terjebak dengan sosok lelaki sombong yang sialnya memiliki paras yang menawan. Di tambah kemiripan putra nya dengan sosok lelaki itu membuatnya bimbang dan ragu apakah ini hanya kebetulan atau apa, Ara tidak mengerti.