Seluruh anggota keluarga dibuat terkejut kala mengetahui Alena mendatangi klinik untuk melakukan aborsi demi menggugurkan janin yang tengah bersemayam di rahimnya. Mereka tak ada yang tahu kalau Alena tengah hamil mengingat gadis itu memang belum menikah. Saat Raihan-papanya bertanya siapa laki-laki yang telah menghamilinya pun, Alena hanya bisa bungkam seribu bahasa.
Hingga akhirnya seorang laki-laki yang merupakan sepupu tak sedarahnya berkata ingin bertanggung jawab. Alena tak tahu harus bagaimana.
"Lo udah punya pacar, Ar! Dan pacar lo itu, anak dari sahabat nyokap lo sendiri. Lo nggak mikir, apa yang bakal terjadi, kalo mereka tau, lo ayah dari anak gue, HAH?"
Lelaki itu hanya bisa terdiam. Sama seperti Alena, ia juga kebingungan. Sebab, janin dalam perut Alena ada karena kesalahan tak disengaja. Apalagi ia memiliki Liora, kekasihnya yang merupakan anak dari sahabat mamanya, tante Anya.
Apa pun yang akan Arden pilih, pasti ada risiko untuk melukai salah satunya. Ia mencintai Liora, tapi Alena sedang hamil anaknya. Hingga kenyaatan lain terasa kian menghantamnya.
Warning
Mature⚠️
Setelah cukup lama menetap di kota. Alin, gadis berusia 23 itu akhirnya kembali ke kampung tempat di mana kedua orang tuanya menetap. Akan tetapi alasan ia kembali ke kampung jelas bukan karena di jodohkan, sebab alasan utamanya pulang ke rumah ibunya ialah karena Alin tak sanggup lagi kalau harus hidup di kota besar tanpa memiliki perkerjaan tetap. Oleh sebab itu ia pulang ke rumah orang tuanya.
Tapi saat kembali ke kampung, Alin justru malah harus tinggal di bawah atap yang sama dengan kakak tirinya yang sedang menyandang status duda, bahkan bukan hanya itu Alin juga di hadapkan dengan satu situasi yang serius sehingga memaksanya mengambil keputusan besar dan secara drastis merubah hidupnya.