Our Life is Not in Our Control

Our Life is Not in Our Control

  • WpView
    Reads 373
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 14, 2022
Warning! Banyak toxic! Siapakah yang paling kuat di dunia ini? Tidak peduli sekuat apapun mereka, pada akhirnya akulah yang akan menang. Dan itu sudah cukup. Tch kudarane ningen. Aku hanya menyembunyikan kekuatan ku...... sshh sudahlah kawan hentikan halumu, ayo kembali kerja, dasar wibu! kerja kerja babi! Ini masih pagi kimaq. Anda memang gabut kalau baca buku ini + baca deskripsi ceritanya. Novel ini updatenya tiap hari, sehari bahkan bisa up 3 chapter. Tapi ya, karena perbedaan waktu tempat kita tinggal, saya tidak tahu berapa lama kalian akan menunggu, yang pasti tenang. Updatenya tiap hari kok.
All Rights Reserved
#522
garing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Bertransmigrasi Ke Dunia Naruto?!
  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • Game (Repost)
  • Self Injury's(complete)✔
  • TIME will TELL {On Going}
  • Wibu Garis Keras
  • FATE [Boel]
  • BROKEN
  • Another Dimension (The End)
  • Halilintar dan Solar [TAHAP REVISI]✔️

Asep Factory, berusia 25 tahun dengan pekerjaan yang mumpuni, mendapati dirinya ter-isekai ke dunia Naruto. Pada saat itu setelah makan siang di kantin kantor, ia merasa ingin istirahat sebentar sebelum melanjutkan tugas-tugasnya di area restroom khusus karyawan. Ia menemukan sofa kosong di sudut ruangan itu, kemudian berbaring dan memejamkan mata dengan penuh kenyamanan. Akan tetapi hanya berselang 5 detik, tiba-tiba insiden yang tanpa ada aba terjadi. Kepala Asep merasakan nyeri pusing luar biasa. Dia juga tidak dapat menggerakkan sekujur tubuhnya dan merasa tertahan yang seperti lagi dihantam oleh pusaran lubang hitam-kaya akan gravitasinya dengan berputar-putar layaknya roda di sepeda. Tubuh besar berotot itu perlahan terserap oleh spiral hitam yang entah darimana asalnya. Sampai ketika ia dapat membuka kedua matanya dan melihat atap yang memiliki warna biru cerah disertai gumpalan-gumpalan putih mengelilinginya. Masa lampau Asep Factory merupakan seorang pengangguran dan pecundang kelas kakap. Selalu menyalahkan keadaan, wibu nolep merasa dirinya paling benar, otak batu penuh keegoisan, tidak ingin kalah, dan tidak suka dirinya diperolok-olok sedangkan ia suka memperolok-olok. Semuanya berubah ketika Asep tanpa sengaja menemukan YouEbut channel dengan topik Pengembangan Diri yang agak ekstrim. "Kenapa? Apa kau tidak bisa melakukan standar push up 100x? Tch, dasar lemah! Pergi minta susu ke mak lu sana!" "Apa? Lu lari doang kaga bisa?! Perlu aku gendong? Tchu *meludah* sini biar ku suruh adek gua yang masih TK buat ngegendong lu!" "Hah?! Ga bisa bangun pagi? Hewan peliharaan tikus gua aja berkokok dipagi hari!" Asep yang sudah keluar otot saraf pada seluruh pixel mukanya, segera mengetik puluhan paragraf yang isinya kata cemohan semua di kolom komentar tanpa memberhentikan jalannya video. Bunyi tekanan tombol-tombol keyboard terdengar keras seperti suara konstruksi bangunan. Namun, saat hendak memencet tombol kirim pesan, "Apa kamu ingin berubah?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines