Depressed Sometimes

Depressed Sometimes

  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 13, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Rumah, sebutan untuk gudang sejuta kebahagiaan. Tawa, canda, dan ria memenuhi setiap sudut dan penghuninya. Tapi itu kata orang, berbeda dengan sudut pandang Delya. Seorang gadis remaja yang sedang merambah ke dunia perdewasaan, tentang apa itu arti rumah. Sudut pandang yang tidak hanya terlontar dari sebuah ucapan. Tapi sebuah praktek yang secara tidak langsung ditunjukkan oleh sebuah keluarga. Ini bukan patah hati perihal cinta. Tapi hal-hal yang ia percaya ternyata tak sesuai kenyataannya. Rumah yang katanya pelindung, selalu terpatri seperti musuh dalam diri. Tidak ada kenangan satupun yang bisa diingat. Hanya jeritan, dan Isak tangis. Sungguh, hanya itu yang terlintas di dalam pikiran. Memikirkannya pun rasanya sudah membosankan. Memberanikan diri untuk bernostalgia kembali mengingat kejadian itu. Ternyata ironis, cukup membuat ingatan yang sudah bertahun-tahun hilang, melintas seperti film yang di putar tanpa jeda. Bedanya, kali ini hanya mengingatnya dengan bahagia tanpa air mata. Berlayar, terombang-ambing. Seperti itu gambarannya hidup di tengah kedua orang tua yang begitu egois.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ENIGMA : When We Are { TERBIT }
  • Aksa
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • DIA FIGURAN
  • Hingga Takdir Menguatkanku
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Trasmigrasi Queenzee
  • PLOT TWIST
  • Transmigrasi Amora L²

"Lo harus bahagia, Sa. Tapi lo adalah sebuah kebahagiaan yang gue punya," -Elang Albimanyu. Elang Albimanyu adalah seorang pemuda yang merindukan rumah, ia broken home bisa dibilang seperti itu. Yang benar-benar membutuhkan rumah untuk ia pulang, yang menerima keluhnya. Namun, nyatanya bagi seorang Elang rumah itu bukan tentang bangunan, tetapi cinta dan kasih sayang ia mereka kasih akan membentuknya sendiri apa arti rumah sebentarnya. Namun, pertemuannya dengan seorang gadis yang belum melupakan masa lalunya itu, tetapi salah Elang, yakni mencintai gadis yang belum melupakan masa lalunya. Perlahan, gadis itu mencintainya, bahkan selalu membuat Elang kesal tengah tingkahnya apa lagi wajah judesnya itu. "Cukup lo berhenti, apa gue yang pergi?" -Sabiru Anantasya. Cinta merasa sangat rumit, tapi yakini lah seorang Elanglah yang akan merubah segalanya tentang Sabiru Anantasya yang merupakan wakil ketua osis, dan Elang termasuk anggota osisnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines