Bunga [Selesai]✅

Bunga [Selesai]✅

  • WpView
    Lecturas 93
  • WpVote
    Votos 45
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, sep 12, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
"Kenapa gedung tua itu selalu menjadi tempat langganan untuk mengakhiri hidup?" tanyaku lantas berlari ke arah gedung tua. Puluhan anak tangga kulewati dengan cepat. Berharap gadis yang aku lihat masih berada di atas pembatas rooftop. Sesampainya aku di lantai paling atas gedung ini, aku terdiam sejenak. Aku mencoba mengatur nafasku yang memburu, perlahan nafasku kembali berderu dengan normal. Aku berjalan mendekati gadis yang berdiri di pembatas rooftop. Dapat aku lihat gadis dengan rambut sebahu dan memakai setelan baju serba hitam berdiri membelakangiku. "Kenapa kamu tak melompat dari atas gedung ini?" tanyaku kepada gadis yang berdiri di pembatas rooftop. "Apakah nyalimu menciut ketika melihat ketinggian dari gedung ini?" Aku masih setia menatap gadis itu berdiri di pembatas lantai gedung tertinggi ini. sampai akhirnya gadis itu menoleh ke arahku. "Apa kamu ingin membantuku untuk mengakhiri hidupku?" tantang gadis itu.
Todos los derechos reservados
#15
zahrah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Let Me Love You Longer
  • Noisy, Fiony. [END]
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • 90 Hari Mengejar Cinta Alvaro[End]
  • Aerilyn
  • Serambi Doa [REVISI]
  • Our Tragedy
  • Soal Rasa 2
  • sorry, flora..

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido