Story cover for Ted on Tuesday (Terbit di Cabaca) by robinbiewijaya
Ted on Tuesday (Terbit di Cabaca)
  • WpView
    LECTURAS 155
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 155
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 5
Continúa, Has publicado ago 07, 2021
Kita tak pernah bisa memperbaiki masa lalu. Kita hanya bisa memperbaiki diri kita di masa sekarang, untuk merancang masa depan yang lebih baik.

Sebuah dosa tak termaafkan telah menghantui seluruh hidup Khalil. Ia kehilangan Anna, adik semata wayang yang sangat dicintainya, sekaligus hubungan dengan kedua orang tuanya. Kesendirian yang menyakitkan membawa Khalil pada perjalanan demi perjalanan, dengan berbekal buku harian mendiang Anna serta Ted, boneka kesayangannya.

Namun hidup selalu mengarahkan kita pada satu jalan pulang. Ketika pintu rumah kembali terbuka, Khalil dihadapkan kembali pada dosa masa lalu tersebut serta sebuah pertanyaan, pantaskah dirinya untuk diterima kembali?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Ted on Tuesday (Terbit di Cabaca) a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#616adik
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Jika esok Tak Pernah Ada de Syaquelara
12 partes Continúa
Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Moon Without Light [TERBIT] cover
Saudara Antagonis - End - TERBIT  cover
Jika esok Tak Pernah Ada cover
Desir Arah cover
pewaris yang terlupakan  cover
💫Three Stars Divided 💫 cover
HOME SWEET HOME [SUDAH TERBIT] cover
dibalik alyksandr cover
Aresya Audi ΔEndΔ cover
𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛 cover

Moon Without Light [TERBIT]

28 partes Concluida

Kematian dan kisah cinta yang tersimpan selama 16 tahun menjadi latar belakang cerita ini. Melanjutkan hidup dalam semangat ucapan mayat adalah caranya untuk tetap bertahan. Pertemuan pertamanya di tempat yang nyeleneh membuat Askara Rakesh Abivadya semakin gencar mencari tahu tentang kehidupan Syleene Alleisha Drizara. Yang menjadi penghalangnya adalah hadirnya sosok misterius yang tidak menginginkan kebahagiaan mereka berdua, hal itu membuat Askara terlihat seperti benda tajam. Belum lagi rumitnya kehidupan keduanya yang ternyata memiliki keterlibatan masalah. Bukan tentang teman kecil yang bertemu setelah dewasa, apalagi tentang orang tua mereka yang menikah. Tapi, kisah ini menceritakan tentang bagaimana cara Askara dan Syleene menemukan bahagia dan mencari manusia misterius? Cinta siapa yang menjadi latar belakang kisah mereka? Kehidupan rumit seperti apa yang melibatkan mereka? Akankah keduanya mampu dan berakhir dengan kata bahagia?