evanescent

evanescent

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 16, 2022
pada akhirnya, aku terduduk kembali pada tempat yang sama. menatapmu dari dekat, sedangkan kau menatap ku dari kejauhan. banyak kata andai yang ingin ku sampaikan. 'seandainya'.... bukan kah itu kata yang kau sukai? mengapa tidak kau ucapkan lagi? aku merindukan ny. *** "seandainya nanti kita nikah nih ya, aku bakal disamping kamu!" "omdo" "ih, serius tau" "gak percaya ah" *** "seandainyaaa ajaa, aku ketemu kamu dari dulu. pasti gak akan sesingkat nanti" "yaudah, gak usah ketemu aja. nanggung" "gak boleh gitu, justru harus dipertemukan, walaupun sesaat" "kamu mau aku sakit?" ....
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • lewat Rindu[Lengkap]
  • Kamu Milikku
  • [ANTOLOGI] Rewrite The Past
  • GENTAWA✓
  • My Husband
  • All The Small Thing
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • [END] Thanks For Your Memories
  • Almost (COMPLETE)
  • My favorite person

lewat pertemuan konyol dan perkenalan basi kita bertemu, kamu bilang kita hanya perlu tahu nama karena setiap harinya hidupku akan dipenuhi kisah bersamamu.. esoknya, semua berubah, tahap demi tahap yang membuatku tersenyum kita lakukan. banyak hal tentang kamu yang terlalu berbelit untuk aku pahami! tapi katamu itu tak apa... karena lebih baik seperti itu, jangan terlalu mengenalku karena akan terasa lebih lama hariku jika tidak bersamamu.. akhhh kamu sukses membuat sembraut merah dipipiku.. -Belisa Arindu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines