We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Aku, Kamu dan Tuhan

Aku, Kamu dan Tuhan

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 7, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita begini, ketika sebuah perasaan itu muncul namun pada orang yang salah maka akan sangat sakit tapi akan lebih sakit bila yang tak bisa menyatukan kita bukan karena perasaan yang berbeda melainkan keyakinan kita yang berbeda. Cristian nama pria yang sudah mengisi berlembar-lembar halaman kisah di kehidupan ku, dia baik walaupun terkadang cuek, dia lembut namun terkadang terlalu keras kepada diri sendiri, dia perhatian namun dia tak memperhatikan kesehatan paru-paru nya, dia pekerja keras walaupun umurnya masih tergolong remaja. satu kalimatnya berhasil membuat ku meneteskan air mata, aku memang cengeng tapi kali ini aku menangis antara terharu dan takut kehilangannya. 'Sya jangan mencintai ku terlalu dalam, walaupun aku bohong kalau aku mengatakan aku tak mencintaimu. Tapi kita berbeda, ya aku tau perbedaan adalah suatu hal yang indah namun kali kini berbeda. Kamu muslim sedangkan aku Kristen, tempat beribadah kita berbeda, cara kita melakukan ibadah juga berbeda. Bahkan aku takut untuk menggenggam jemari mu, maafkan aku' sungguh aku tak berani menatap mata pria itu saat iya mulai meneteskan air mata dengan senyum lembutnya
All Rights Reserved
#7
cristian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta beda agama
  • Let Me Love You Longer
  • HALAL BERSAMAMU
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • Belantara Jiwa (END)
  • senja di matamu
  • HARDEST LOVE🙂🥀
  • Air Mata Cinta

Ketika hati memanggil, apa mungkin cinta menang meski dibatasi oleh keyakinan? Alya dan Rafa terjebak dalam dilema cinta beda agama. Mereka belajar bahwa mencintai seseorang bukan hanya tentang perasaan, tapi juga tentang keberanian, pengorbanan, dan keikhlasan. Bisakah mereka melewati badai itu bersama, ataukah perbedaan iman akan menjadi jurang yang memisahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines