Story cover for Senja  by WorldFiction_113
Senja
  • WpView
    Membaca 325
  • WpVote
    Vote 96
  • WpPart
    Bab 25
  • WpView
    Membaca 325
  • WpVote
    Vote 96
  • WpPart
    Bab 25
Bersambung, Awal publikasi Agt 07, 2021
Meisya Maharani Dewantara atau biasa dikenal dengan Asya, dia bersekolah di SMA Citra Bangsa, sekolah yang sebenarnya tidak ingin dimasuki olehnya namun ya takdir memberi fakta bahwa dia harus berada disitu.







Cerita ini punya kakak sepupuku, dia minta aku buat upload di akun ku. Jadi ini bukan murni dari pikiran aku yaaa.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Senja ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#35nadia
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
CEZALINE cover
Raquilla cover
Seperempat Masa Terakhir cover
MAHESYA (END) cover
Cermin yang Retak tak Ingin di Benci cover
Are we still Bestfriends? cover
Feroz cover
MARVELLA QISYA [ End ] cover
Seylana  cover
Keysha Kesayangan Ketua cover

CEZALINE

36 bab Bersambung

Cezaline pikir tahun terakhirnya di SMA bakal berjalan mulus. Tinggal setahun lagi, lulus, lalu bebas. Tapi tiba-tiba, tanpa aba-aba, dia dipindahin ke Asrama Lentera, tempat yang katanya bisa "membentuk masa depan." Tapi buat dia, tempat ini lebih mirip labirin penuh orang-orang aneh. Asrama Lentera bukan cuma sekadar tempat tidur dan belajar. Di sini, semua orang udah punya tempat masing-masing. Selain karena mereka sudah dari lama berada di Asrama dan hidup saling berdampingan, mereka juga beruntung karena dipertemukan dengan manusia setipe-nya. Ada sekumpulan orang-orang ambis yang hidupnya muter di buku dan ujian. Ada sekumpulan manusia yang santai banget kayak sekolah cuma formalitas. Ada juga para berandalan yang hobinya bikin ribut dan cari masalah. Dan masih banyak lagi tipe-tipe manusia di sini. Yang pasti, semua sibuk dengan dunianya sendiri, dan Cezaline? Dia nggak pengen jadi bagian dari itu semua. Cezaline cuma pengen hidup tenang, tapi Lentera nggak pernah ngasih pilihan semudah itu. Dia cuma punya dua pilihan: ikut arus atau tenggelam. Dan buat Aline, setahun terakhir ini bisa jadi tahun yang paling panjang dalam hidupnya.