I'm Yours

I'm Yours

  • WpView
    Reads 105,362
  • WpVote
    Votes 6,412
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 4, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Kak, bisa gak si jangan meluk? Aell nda like!" Gadis itu terus merengek, dirinya sedang berusaha menyingkirkan lengan kekar seseorang yang memeluk pinggangnya. "Aell, Theo 'kan lagi sakit. Manjain dong, kasih mimi atau kissing gitu...." Bisiknya dengan sensual. Hal itu ternyata berhasil membuat gadis didalam pelukannya menegang. ••••• Gadis cantik berumur 14 tahun terpaksa menerima sebuah perjodohan dengan seorang lelaki brandal yang terkenal memiliki pergaulan cukup liar. Perjalanan mereka bukan hanya sampai disitu, akan ada dimana masa lalu salah satu dari mereka terulang. Sehingga menyebabkan rasa sakit yang membuat pernikahan mereka renggang. Namun, disitu semuanya akan perlahan terungkap, dari banyaknya pertanyaan dan juga potongan kilas balik yang akan diperlihatkan secara jelas. Lalu bagaimana dengan dirinya yang selalu ada? Apakah takdir telah memberikannya celah untuk masuk kedalam rumah tangga mereka, atau hanya menjadi sebuah bayangan yang akan senantiasa melindungi dia yang ia anggap miliknya? • 18+ • Completed! • Start = 7 Agustus 2021 • End = 11 Februari 2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepaket Luka & Obatnya (Versi benar)
  • Lactating The Ice Prince ✓
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Alpha Secret (Cha Eunwoo)
  • Firefly • completed
  • AKSARAYNA
  • GALAKSA [End/Terbit]
  • Annoying Boy & Good Papa
  • Jerk Husband
  • I am (not) Into It (UNDER REVISION)

[READY EBOOK 📱] LINK PEMBELIAN EBOOK BISA DM/BUKA DI PROFIL AKU, TEPATNYA DI BERANDA PERCAKAPAN YA☺️ "Ngapain di sini? Jual diri ya." Luna memejamkan matanya, berusaha meredam amarah atas tuduhan dari seseorang yang sejak bertahun-tahun perempuan itu hindari. Tangannya mengepal kuat ketika wajah laki-laki itu justru semakin dekat padanya. "Nggak usah marah! memang kenyataannya seperti itu, kan?" Luna sontak membanting gelasnya ke meja. Tangannya meraih tas dan mulai beranjak dari kursi yang sejak tadi ia duduki. "Lepas!" Bentak perempuan itu. "Ngapain buru-buru? senang-senang dulu sama aku!" "Lepasss! Akhh.."

More details
WpActionLinkContent Guidelines