We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
MALINTESO
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
WpInfo
Fiction
Mystery
Kepercayaan adalah kunci langgengnya suatu hubungan. Baik hubungan dengan pasangan maupun dengan keluarga. Komunikasi adalah cara supaya kepercayaan itu muncul. Ibarat rumah harus ada pintunya terlebih dahulu kemudian jika ada pintu maka dibuatlah kunci untuk membuka pintunya. Setelah itu, barulah kalian bisa untuk keluar menghirup indahnya suatu ciptaan-Nya. Akan tetapi, bagaimana jika sebaliknya? Bagaimana jika komunikasi kalian sudah terbangun, namun ada seseorang yang menghancurkannya? Apa yang akan kalian lakukan? Dalam kisah ini akan diceritakan suatu perjuangan seorang remaja yang hampir kehilangan semangat hidupnya dikarenakan tuduhan-tuduhan yang menimpanya. KHUSUS UNTUK REMAJA BERUMUR 15 TAHUN KE ATAS. TIDAK DISARANKAN UNTUK REMAJA YANG MASIH LABIL DAN TAK SUKA PIKIR PANJANG
All Rights Reserved
#967
indah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • Sejenak Luka
  • A Fractured Soul
  • Trust
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • RAPUH
  • ALEYA~~
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • LYBLOP [✓]

Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna

More details
WpActionLinkContent Guidelines