Tanpa Akhir

Tanpa Akhir

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 20, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Nuha adalah seorang yang baik dan suka menolong, tapi kehidupan nya berubah sejak muncul konflik antara ayah dan ibu nya. Kehidupan Nuha berubah berbanding terbalik. Nuha di bebani masalah yang di sebabkan orang tua nya
All Rights Reserved
#1
pengorban
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antarasa
  • ketos suamiku 🤍
  • Jalan Taubat Menuju Sakinah
  • Pelukan Untuk Aira
  • Surat tak berbalas
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • Istri Untuk Ayah (TAMAT)
  • GUS GIBRAN ( PERJODOHAN.)  TERBIT
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 ��𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Merried
Antarasa

Bagi Kanaya, pernikahan tidak di bangun atas cinta, tetapi cinta dibangun atas pernikahan. Itulah yang menyebabkan ia menerima perjodohan dari Prof. Anita dosennya dengan anak laki-laki beliau bernama Letnan Satu Gibran Prawira. Sayangnya, Lettu Gibran tidak berpikiran sama. Ia terpaksa menerima pernikahan hanya karena sang ibu. Kanaya mengetahui bahwa Gibran memiliki kekasih dan perceraian yang direncanakan pria itu. Tapi baginya, pernikahan adalah seumur hidup. Ia bertekad akan tetap mempertahankan pernikahan itu. Berbagai cara ia lakukan untuk menarik hati suaminya, mulai dari selalu berpenampilan cantik di depan laki-laki itu, selalu memasak masakan yang enak-enak, hingga gombalan-gombalan maut yang membuat hati tentara yang meski berwajah sangar dan berbadan kekar itu sering meleyot. Dan yang paling utama adalah mengancam akan mengadu ke sang mama. "Pasangan itu seperti makanan, pilihlah yang Halalan thayyiban. Jadi, Bang Gibran lihatlah yang didepan ini. 100% HALAL!!!" "Dan," Ia kemudian meraih wajah suaminya hingga laki-laki itu bisa melihat wajah cantik natural Naya dari jarak dekat, dan tanpa sadar membuat telinganya memerah. Namun, suatu ketika mama Gibran berpulang. Sudah tidak ada lagi alasan Gibran bertahan dengan pernikahan itu. Kanaya tidak ingin bercerai, ia kemudian memilih menghindar dengan pergi ke daerah Papua untuk mengabdikan dirinya mengajar anak-anak disana. Bagaimana kisahnya? "ANTARA AKU, KAMU, DIA DAN TANAH PAPUA" Copyright © by SN Aisyah

More details
WpActionLinkContent Guidelines