Shaddarú

Shaddarú

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 12, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
"Sahara, hidup itu bukan hanya soal memberi. Kamu juga harus menerima. Kamu manusia, Sahara. Aku ngga bisa bayangin kalo di hari-hari selanjutnya, aku nggak bakal denger suara kamu lagi. Aku nggak bisa, Sahara" Di depan dundukan tanah yang masih basah itu, Jean, laki-laki yang selalu terlihat tegar bahkan tidak pernah menangis, kini terlihat sangat rapuh. Hanya karena satu gadis bernama, Sahara. Ini bukan cerita yang punya akhir bahagia.
All Rights Reserved
#569
chenle
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DREAM HOUSE
  • NOMIN-MARKHYUCK | Est-ce que t m'aimes ?
  • MABOY
  • Flare
  • the end is the beginning....( Markhyuck.gs)
  • His Smile | NCT Dream ✓
  • LOVE TO YOU || MARKREN 🍁
  • [✔] 1. Love Talk

Sinopsis: Na Jaemin, mahasiswa teknik sipil tahun kedua, memilih tinggal di kos demi menjauh dari rumah yang selalu dipenuhi pertengkaran. Sejak kecil, trauma ditinggal orang tua saat lampu padam membuatnya membenci gelap dan kesendirian. Di kos sederhana itu, dia bertemu dengan enam pemuda lain yang menyimpan luka masing-masing. Mark Lee, mahasiswa hukum yang dewasa namun kesepian karena renggangnya hubungan dengan sang adik, Lee Jeno, mahasiswa teknik mesin yang dingin dan menutup diri. Huang Renjun, anak kedokteran yang penuh empati tapi menyimpan luka karena tumbuh di panti asuhan. Haechan, mahasiswa seni musik yang selalu ceria, menyimpan kesedihan yang tak pernah ia tunjukkan. Chenle, mahasiswa bisnis tahun pertama dan anak pemilik kos, selalu jadi penengah yang hangat. Dan Park Jisung, adik kelas yang polos dan hangat, membawa kebahagiaan dengan kasih sayang utuh dari keluarganya. Mereka tinggal bersama, bertumbuh, dan menyembuhkan luka masing-masing melalui tawa, tangis, pertengkaran, dan kehangatan keluarga yang mereka bentuk sendiri. Di balik pintu-pintu kamar yang berbeda, hati-hati mereka mulai menyatu-dan perlahan, Jaemin menemukan bahwa tidak semua rumah harus menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines