Story cover for Maaf by SriRusmiati3
Maaf
  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Aug 08, 2021
Mature
Menjadi seorang istri dari pria bernama Adit adalah impian Sekar sejak lima tahun yang lalu. Kisah indah mereka rangkai bersama. Berbagai rencana indah sudah tersusun hingga akhirnya pernikahan itu terjadi. Sekar merasa hidupnya sangat sempurna saat ia duduk di samping Adit di pelaminan. 

Kebahagiaan Sekar semakin lengkap saat dikarunia seorang anak yang sangat tampan. Sayangnya pernikahan itu berlangsung singkat. Hanya dua tahun saja setelah pernikahannya. Hidup Sekar berantakan setelah Adit meninggalkannya. Belum lagi hak asuh anaknya yang jatuh ke tangan Adit membuat Sekar semakin terpuruk. Rasa sakit itu berubah menjadi kebencian yang semakin membesar seiring berjalannya waktu. Terlebih saat melihat Adit menikah lagi dengan sahabatnya sendiri. 

Akankah Sekar menghabiskan waktunya dengan keterpurukan? Atau justru membalas semua pengkhianatan Adit padanya?
All Rights Reserved
Sign up to add Maaf to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
LimMit! (Sudah Revisi) by Uri_rin
36 parts Complete Mature
#story12 Mitha Serena Sanjaya, perempuan berumur 24 tahun yang masih ingin menikmati kehidupan masa mudanya, terpaksa menikah dengan seorang laki-laki bernama Halim Naufal Aryandra. Mitha menolak keinginan orang tuanya, tapi penolakannya tidak berarti apa-apa karena dia tetap menikah dengan laki-laki yang jauh di atasnya. Di mata Mitha, Halim hanya om-om yang menyukai anak kecil karena Mitha merasa dirinya masih kecil, tidak cocok menjadi istri dari laki-laki berumur 30 tahun seperti Halim. Dari awal pernikahan, Mitha selalu bertingkah, dia sering keluar malam-malam untuk pergi ke kelab bersama sahabatnya, bahkan bersama pacarnya. Meskipun sudah menyandang status sebagai istri Halim, Mitha tetap meneruskan hubungannya bersama sang pacar, yaitu Zaki. Halim harus mengerahkan kesabarannya untuk menghadapi Mitha. Selepas kerja, dia harus mencari keberadaan istrinya di kelab, dan harus sabar saat melihat sang istri berjoget ria dengan laki-laki lain. Sampai suatu ketika, Halim merasa semua kesabarannya sudah mencapai batas yang tidak bisa di tolerir lagi. "Aku juga punya batas kesabaranku, Mitha. Kalau kamu melampaui batas kesabaranku, aku tidak akan segan-segan memarahimu." Halim memang laki-laki paling sabar yang pernah Mitha temui, tapi kesabaran Halim tidak seluas samudra. Laki-laki itu juga memiliki batas kesabaran, dia juga bisa marah. Menghadapi semua tingkah Mitha selama ini dia mampu, tapi ada satu hal yang tidak boleh dilewati oleh perempuan itu. Apakah kesabaran Halim di kuras habis oleh seorang Mitha yang kekanak-kanakan, manja, dan masih belum dewasa itu? Bagaimana kisah pernikahan Halim dan Mitha, dua orang yang memiliki sifat yang bertolak belakang itu? Tanggal penulisan: 4 agustus 2024 - 10 agustus 2024 SUDAH REVISI PENULISAN
R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT) by veaaprilia
33 parts Complete
The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.
You may also like
Slide 1 of 10
Perempuan Kedua cover
Your Secret in Our Marriage (END) cover
SELEPAS KAU PERGI (END) cover
LimMit! (Sudah Revisi) cover
SAY SARANGHAE cover
R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT) cover
MADU cover
Jodoh Kedua (END) cover
End of The Road (Sudah Terbit) cover
Cahaya Di Ujung Penantian cover

Perempuan Kedua

53 parts Complete

Sepuluh tahun menjalani pernikahan, Arman dan Mutia adalah pasangan sempurna di mata orang-orang terdekatnya. Arman tampan, dan memiliki karier yang mapan. Mutia menarik, dengan karier yang tak kalah cemerlang. Keluarga mereka semakin sempurna oleh kehadiran dua putri yang cantik. Tetapi di balik itu, tidak ada yang tahu sedalam apa luka hati Mutia karena sang suami masih dekat dan bekerja bersama mantan pacar semasa kuliah yang bernama Arini. Juga tidak ada yang tahu, di balik karakternya yang kalem dan menawan, Arman harus jatuh bangun demi tampil sempurna di hadapan keluarganya. Tanpa mereka sadari, keduanya terlalu sibuk menyelamatkan ego masing-masing dengan meneggelamkan diri pada pekerjaan. Tanpa mereka sadari, pernikahan mereka telah menjadi muara yang kosong tanpa makna. Lalu peringatan itu datang dalam bentuk foto Arman bersama Arini. Membuat Mutia harus mengobrak-abrik zona nyaman yang selama ini dia pertahankan demi keutuhan keluarga. Serta memberanikan diri untuk mengupas lapis demi lapis karakter Arman, dan mencari semua rahasia hidup pria yang telah menjadi suaminya ini. Pada akhirnya, Mutia tiba pada pertanyaan, apakah dia masih punya alasan untuk bertahan?