"Anak itu,anak lo?"Tanya Bara pelan.
Namun tatapan dari pria itu sunggu tidak bersahabat.
Devan hanya diam,dan itu berarti 'iya'.
Sedetiknya Bara sunggu marah,kepada Sahabatnya ini,yang telah merusak seorang perempuan berhati baik dan lugu
Dia tega melakukan hal serendah itu.
"GUE GAK SANGKA,LO SEBEJAT INI,DEVAN OTAK LO DI MANA"
"NGOTAK,BRO,DIA MASIH MUDA"
"DAN LO BUAT DIA HAMIL,DILUAR NIKAH"
"BAJINGAN"
Devan hanya diam dan menerima semuanya,pukulan itu,kata-kata kasar yang dilontarkan dari sabahatnya.
Ia memang pantas mendapatkan nya.
Nila berjalan mendekati,pria yang ia kagum dulu,sekarang ia menatap jijik,pria itu
Plak..
Satu tamparan itu mengenai pipi mulus milik Devan
"Itu,untuk orang yang sudah berani,lukai sahabat gue,dan beraninya,lo rusak masa depanya,dia lugu,dia baik,dan lo jahat"ucap Nila tajam namun dia meneteskan air matanya,dia tidak tahu harus apa,didepan sahabatnya,pasti dia sangat terpuruk saat ini,jika tahu dia hamil.
Devan menghembuskan nafasnya pelan,dan berucap.
"Gue bakal,nikahin dia,setelah mama gue sadar"
=================
Ini hanyalah sebuah luka yang disatukan oleh takdir,dimana takdir itu membawa sebuah cinta serta kenyatan yang tidak bisa untuk dilupakan?
Akankah cintanya akan sama?
Atau cinta dari seorang Mahendra Devan Saputra benci dengan Putri Liana Arsya?
Itulah yang saat ini menjadi tekateki besar !...
•...Mengandung Bahasa kasar.. Serta 18+
•...jangan menilai suatu bacan dari depanya saja.
Ingat yah follow akun aku juga,dan semoga
suka cerita ini.
Jangan lupa vote dan comen
Oke makasih...
[21+] Naradira, dia sangatlah ingin membunuh laki-laki di hadapannya, yang tidak lain adalah suaminya sendiri. Kecewa? Sudah pasti. Marah? Tentu saja. Nara sama sekali tidak mentolerir pengkhianatan.
Lulus SMA Nara diharuskan menikah dengan Ilham Rain Brawijaya atas permintaan ayahnya karena merasa hanya Rain yang bisa menjaga Nara. Tapi justru Rain adalah tunas dari luka di hidup Nara, tunas yang terus tumbuh dan menjalar. Karena Rain tanpa sepengetahuan Nara dan keluarganya dia masih memiliki hubungan dengan seorang wanita yang merupakan kekasihnya sebelum dia menikah dengan Nara.
Hal itu semakin rumit ketika Nara mengetahui tentang hubungan Rain dengan perempuan itu disaat dia sudah mencintai Rain. Terlebih ayahnya meninggal karena wanita simpanan itu, yang lebih menyakitkan, Rain membela wanita itu disaat fakta sudah di depan mata membuat amarah Nara semakin memuncak.
Haruskah dia tertawa? Tertawa untuk hidupnya yang lucu? Iya, dia juga pantas ditertawai karena kebodohannya. Segala umpatan dan sumpah serapah dia lontarkan pada Rain karena rasa kesal dan sakitnya.
⚠️ Aku memang menerima saran dan kritik yang membangun dari kalian. TAPI AKU TIDAK MENERIMA PENGHINAAN ATAU KATA2 MERENDAHKAN TERHADAP CERITA INI. Aku tidak pernah memaksa kalian buat kasih vote apalagi haus pujian, tapi tetap saja tidak enak rasanya jika cerita kita dianggap remeh.
Aku memang menulis atas hobiku sendiri, tapi tetap saja aku jga perlu waktu dan otak dalam menulis cerita ini, ya walaupun ceritanya kentang. Tapi tetap saja. Jadi jika kalian tidak suka cukup abaikan dan cari cerita lain dan buat kalian yg punya niatan bakal ngejudge ceritanya, mending kalian tidak usah baca. Maaf ya aku ngomong gini, cuma mau ngingetin aja hehe😊🙏
Part masih lengkap
#Sequel Di Antara Dua Hati