BRIANNA
  • WpView
    Reads 654
  • WpVote
    Votes 451
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 16, 2021
"Gue suka sama lo" "Gue engga" "Tapi gue ga nerima penolakan,lo harus jadi pacar gue". "Dan gue ga suka nerima paksaan,apalagi buat hal yang ga jelas kaya gini". Warning⚠️ Cerita ini di tulis dengan bahasa saya sendiri, maaf kalo di kalian kurang sreg. Cerita pertama,maaf kalo alurnya berantakan. Real karya sendiri,kalo misalkan ada nama tokoh yang sama itu ketidak sengajaan.
All Rights Reserved
#15
satrio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • Should I Be Alone? [PANWINK✔]
  • Imaginary Boyfriend
  • Fake Love
  • MY GIRL (Completed)
  • Alettha
  • Terima kasih Ravindra
  • Agent rahasia transmigrasi END✅
  • Fuck Boy

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines