"Kalo gue sayang sama lo?" "mustahil,"
"Gue sayang sama lo, Za,"
"....."
" lo denger gue?"
"enggak,"
"Hahahaha bisa-bisanya gue ngerendahin harga diri gue cuma buat dapetin hati lo,"
"lo udah dapet,"
"Hati lo?"
"Iya,"
"gue balikin, gue ga butuh lagi sekarang. Maaf rasa gue ke lo udah mati,"
............
"Gue suka susu coklat, gue suka buku, gue suka baca, gue juga suka sama apapun yang gak bisa dibeli, apalagi gue suka sama lo!"
............
Spiza menemukan sosok rengkarnasi yang telah lama hilang dari hidupnya.
Ia berusaha mendekatinya, namun hati laki-laki itu enggan terbuka.
Ia sabar, namun hasilnya sia-sia.
Ia bertahan, sampai pada satu titik dia menyerah.
Mustahil baginya, dia sudah capek.
Capek hati.
Capek batin.
Dan juga diri.
Ketika dirinya sedang masa pemulihan, dan mulai menjauh, sosok laki-laki yang selama ini gadis itu kejar, tiba- tiba saja meminta Spiza kembali, terlebih lagi laki-laki itu mengungkap rahasia yang amat sangat menyakitkan bagi kehidupan Spiza baik masa lalu dan kedepan nya.
Kisah ini adalah bukti pengkhianatan diatas kepercayaan.
Jangan terlalu terlarut-larut dalam cinta, jika memang semuanya akan sia-sia.
Publish:
Finish:
(follow dulu sebelum membaca)
"saya berniat mengkhitbah putri bapak."
seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar.
bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus.
dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya.
"kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng.
"tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya."
***
"abang serius?"
laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh.
sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan.
bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin.
bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!!
ig: anggipriskilia
[#1wilda 12 mei 2025]
[#2fiskiremaja 1 juni 2025]
[#3abiyan 12 mei 2025]
[#5diam 1 juni 2025]