BEDA TAKDIR

BEDA TAKDIR

  • WpView
    Reads 3,586
  • WpVote
    Votes 1,809
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 11, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
'Nyatanya Takdir Ini Bukanlah Takdir Yang Asli' Rahasia yang tersimpan rapat kini terkuak. Selama 17 tahun rahasia itu bersembunyi dibalik kebahagiaan kecil Aghni. Hancur, itulah yang dirasakannya sekarang. "Kenapa Ayah dan Ibu bohong sama Aghni! Kalian tega melakukan semuanya sama Aghni! Lalu di mana orang tua kandung Aghni! Jawab!" Jawaban yang tak kunjung keluar dari mulut kedua orang tuanya, bukan! Tetapi orang tua palsu membuat Aghni terduduk lemas. "Dengan kebungkaman kalian ini membuktikan bahwa kalian tidak ingin menyatukan orang tua dengan anaknya!" Lalu bagaimana dan kapan Aghni akan bertemu orang tua kandungnya? Dan akankah ia menemukan mereka?
All Rights Reserved
#27
palsu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Pagar dan Perasaan
  • Andira [End]
  • Game Over: Losing Control
  • coward
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • The Miracle
  • Eliinaa
  • Hidden Tightness (SUDAH TERBIT)
  • Diary Merah ✔
  • Strawberry

Arvino Reyhan Dirgantara - atau Ehan, dikenal sebagai cowok kalem, sedikit dingin, dan susah ditebak. Sementara Azalea Vianita Anjani - atau Aza, cewek ceria tapi gengsian, selalu punya jawaban sarkas untuk semua hal yang berbau romantis. Mereka duduk di kelas yang sama. Satu sekolah. Satu lingkungan. Bahkan... satu gang rumah. Hubungan mereka? Jauh dari kata akrab. Saling lempar pandangan malas tiap papasan. Saling sindir kalau disuruh kerja kelompok bareng. Dan saling tutup telinga soal gosip yang nyebar soal "cocok-cocokan" dari teman sekelas. Tapi segalanya berubah saat hujan turun deras di suatu sore, dan satu payung mempertemukan mereka di bawah langit abu-abu. Sedikit demi sedikit, percakapan yang awalnya dingin mulai menghangat. Tatapan yang awalnya biasa, jadi terasa beda. Masalahnya? Mereka terlalu gengsi untuk jujur soal perasaan masing-masing. Di antara pagar rumah yang hanya dibatasi semak kecil, dua hati diam-diam tumbuh rasa - meski belum siap untuk mengakuinya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines