A Sorrowful Memories

A Sorrowful Memories

  • WpView
    GELESEN 6
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Sep. 28, 2021
Citra Kelana Adinda, seorang yang menganggap dirinya sendiri kuat. Namun, bersama Gabriel Aditya ia dipaksa harus memperlihatkan sisi lemahnya. Empat belas tahun sudah berlalu sejak pertemuan terakhirnya dengan Gabriel, Citra masih belum bisa menghadapi lelaki itu. Sekalipun ia sudah mempersiapkan tameng terkuat, namun ketika dihadapkan dengannya ia seketika hanya bisa menjadi patung bernapas. "Kenapa sih, yang aku bisa lakukan cuma menghindar, kenapa perasaan ini membebaniku." Aku pikir, memori tentangnya sudah berakhir, dan berhasil kutinggalkan, aku pikir, aku sudah bisa berjalan selangkah menjauh darinya. Ternyata, jembatan penghubung antara masa lalu itu belum benar-benar terputus. Ia nyata dan kembali memperlihatkan jalannya kepadaku. Sebelum semua ini menjadi memori yang menyedihkan, pertemuan dengannya pernah menjadi hal yang paling menyenangkan dan paling kusuka. Sekarang aku tak tahu harus menghadapinya dengan apa, aku belum siap bertemu dia kembali.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • The Second Chance
  • Double'A Season 2
  • Khatulistiwa[TAMAT]
  • Fake Relationship [END]
  • IZINKAN AKU MEMILIH [TELAH TERBIT]
  • MY BABY GIRL
  • F A K E ? [End]
  • Sampai Saat Ini, Aku Masih Mengagumi Dirimu
  • When his name is
  • My Annoying Boyfriend [END]

"Elo boleh membenci gue. Elo boleh mikir apapun tentang gue. Tapi satu hal yang pasti. Hati gue cuma milik elo." Suaranya agak bergetar. Ia sedang mati-matian menahan emosinya. "Gue nggak bisa jelasin situasi brengsek ini sama lo sekarang. Tapi suatu saat nanti, elo bakal tau. Kalo gue nggak pernah menghianati lo."-Abel "Ada alesan yang belum bisa gue jelasin kenapa gue ninggalin lo tanpa pamit."-Ega Kini tawa Keysha makin keras. Kali ini ia merasa hidupnya benar-benar lucu. Bagaimana mungkin dua cowok sekaligus mengatakan hal yang sama hari ini. "Apa susahnya sih ngomong? Kenapa kalian para cowok suka banget bikin teka-teki yang mungkin itu malah bikin orang yang kalian sayang menjauh?"-Keysha

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien