Our 40 Days || Lee Haechan

Our 40 Days || Lee Haechan

  • WpView
    LECTURES 288
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mars 27, 2022
Kala itu, tahun 2006. Sebuah pertemuan di depan papan peringkat sekolah bukan hanya awal dari persaingan, tapi juga awal dari sebuah perasaan yang tak terduga. Seperti dua bintang yang terpisah di malam hari, mereka saling menatap namun tak pernah benar-benar bersentuhan. Harsa dengan mimpi-mimpinya yang sederhana, dan Sandyakala dengan harapan-harapan yang terasa seperti jerat. Meski perbedaan selalu membentang, ada sesuatu di antara mereka-sebuah ikatan yang tak pernah terucap, namun selalu ada. Namun, seperti hujan yang tak kunjung tiba di musim kemarau, mereka tahu, tak semua harapan akan sampai. Di bawah langit yang sama, mereka harus menghadapi pilihan sulit antara mengejar mimpi atau meraih cinta, antara memilih kenyataan atau harapan.
Tous Droits Réservés
#85
bandung
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Lost In Your Song
  • AGAVAN (H I A T U S)
  • League of The Universe: Minhee's Last Light
  • DASAR, LAUT!! [ON GOING]
  • Tangled Hearts
  • Eternity
  • Cerita Kita
  • I Promise - Haechan [TERBIT]
  • Sorry, I can't | Haechan, Mark And Jaehyun Nct.

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu