Cerita dari Senja

Cerita dari Senja

  • WpView
    Reads 258
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Thu, May 25, 2023
Cerita dari Senja. Kisah yang menceritakan tentang 2 orang remaja yang menyukai benda seperti nama mereka, yaitu langit dan senja. Langit Farellza Dirgantara, lelaki penyuka langit biru dan Senja Syakira, perempuan penyuka senja. Cerita dari Senja. Sesuai namanya, cerita ini hanya melihat dari sudut pandang seorang Senja karena Senja tidak pernah mengetahui apa yang dirasakan oleh Langit.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita di Balik Senja
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Cahaya Senja
  • Langit Senja (End)
  • Cinta Diatas Awan [REVISI]
  • Catatan Senja (TAMAT)
  • Albi ( My pilot )
  • Senja di Langit Biru [Complete]
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]
  • The Perfect Pilot [OPEN PO]

"Senjanya bagus banget," suara gadis kecil yang sedang berdiri menatap langit yang berwarna oranye dengan angin yang menyapu pelan wajahnya. "Ayah... Ayah lihat! Langit nya bagus banget," Jawab gadis kecil itu dengan senyum bak bulan sabit pada wajahnya. Laki-laki berbadan tegap dengan struktur wajah yang tidak jauh dengan gadis kecil di hadapannya, kini berjongkok untuk menyamakan tingginya dengan gadis itu. Lebih tepatnya, mereka adalah sosok ayah dan seorang anak. "Senja, Senja tahu, kenapa ayah memberi nama Senja, itu 'Senja'?" mendengar pertanyaan yang tidak bisa di jangkau oleh pikiran anak kecil yang bernama senja itu, ia hanya menggeleng. Lalu, ia bertanya " memangnya kenapa ayah?" Tanya Senja pada sang Ayah. "Karena Senja itu indah, dia juga ikhlas, dan dia selalu mengingatkan ayah pada almarhum ibu kamu, Senja." Senja mengerutkan alisnya, ia bingung dengan apa yang ayahnya ucapkan. "Senja masih nggak tahu maksud ayah." "Nggak papa sayang, saat ini Senja memang belum mengerti. Tapi nanti, Ayah yakin kamu pasti mengerti maksud ayah. Oke Langit Senja?" "Oke ayah!" Senja memeluk Ayah nya dengan erar tanpa sekat sedikitpun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines