Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Untuk Kamu : LARA

Untuk Kamu : LARA

  • WpView
    LECTURES 151
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., août 11, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Jika ada yang paling menyedihkan di Dunia ini, mungkin itu Lara. Cerita kehidupan yang membawanya menuju rasa tidak percaya akan kebahagiaan dan rumah yang sebenar-benarnya rumah. "gak ada rumah yang seperti punya ku, selalu hampa dan kosong dipenuhi kegelapan" "tapi lo punya gue Lar, gue bisa jadi rumah buat lo" Tidak semua orang bisa dijadikan rumah untuk singgah, namun dia berbeda. Sosok lelaki berkacamata yang menjadi rumah untuk semua luka dan duka. * * * * * [ Haii Terimakasih sudah mampir dicerita ini, enjoy the story! ] ❗️Cerita Untuk Kamu : LARA ditulis berdasarkan imajinasi dan apa yang dialami secara nyata oleh sang penulis. Jadi bukan hasil menyiplak karya tulisan orang lain❗️ ! Start - 10 Agustus 2021 ! ! End - soon !
Tous Droits Réservés
#5
lando
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • SIRNA
  • CARAKU MENDAPATKANMU
  • Kisah Akala
  • Psikopat Digital? [End]
  • 𝟗𝟎% 𝐋𝐮𝐤𝐚 [𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)
  • Rara & Reyhan (End)

Mau baca silakan, tidak juga tak mengapa. Karena tulisan ini saya dedikasikan untuk diri sendiri, menggambarkan hidup sekitar saya, jadi orang lain tak perlu tahu apa yang saya rasa, apalagi teman saya. Semoga mereka tidak membaca ini. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Di saat tidak ada titik temu dalam sebuah permasalahan, banyak orang yang memilih untuk menyerah. Ketika tangan tak mampu lagi menutup telinga. Menyerah seringkali menjadi jalan terakhir. Rasa sepi, sakit, dan tangis seringkali menjadi teman setia. Kepercayaan pun menjadi sesuatu yang tak lagi berharga. Padahal masih banyak alasan untuk tetap bertahan. Masih banyak alasan untuk kita melawan segala ketakutan dan kepedihan itu. Merangkul barangkali suatu jalan berharga yang dapat mencegah dari keputusasaan. Bukan hanya dengan teman setia, namun suatu tulisan atau bacaan kerap kali menjadi teman untuk tetap bertahan. Jika teman tak lagi menemani, biarkan cerita ini menjadi teman di kala gelap menyergap. -Seharusnya Kita Tidak Menyerah- Pernah mendengar podcast? Nah, mungkin ini versi tulisnya. Anggaplah aku sedang menjalani versi lisannya. Semoga sampai pada hati kalian. started-26 Desember 2019.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu