Mi dispiace, Nial

Mi dispiace, Nial

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 27, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini dipersembahkan untuk mereka yang menyesal karena memilih untuk meninggalkan. Liel baru menyadari bahwa apa yang ia lakukan terhadap hubungannya dengan Nial dulu merupakan sebuah kesalahan terbesar yang membawanya pada malapetaka dan karma tak berunjung. Setelah putus dari Nial, ia memang sering bergonta-ganti pacar tapi tidak ada satupun dari mereka yang menyayangi Liel sebesar rasa Nial. Hingga itu membuat perjalanan cinta dalam hidup Liel menjadi menyedihkan. Dan, hanya ada satu jalan keluar dalam benak Liel, 'maukah Nial memaafkan dan kembali bersamanya?'.
All Rights Reserved
#4
conversation
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stolen Before Fallen
  • The Unplayed Song (GL)
  • Ex or New? [REVISI]
  • Kapan Kau Kembali?
  • STELLA (On Going)
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • CEZALINE
  • Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus]
  • When The Heart Blooms

Ayla, tanpa sengaja harus terlibat dalam hubungan yang rumit dengan Nata, seorang siswa pindahan yang seringkali terjebak dalam situasi yang kian membuatnya penasaran. Tetapi siapa sangka jika rasa penasaran yang ia miliki justru berubah menjadi rasa nyaman, seolah ia telah lupa bahwa ada hati gadis lain yang masih ia tawan. Sungguh, kali ini ia mengaku lalai dan terperdaya. Tak hanya sekali keduanya mencoba saling melepas, menarik diri, dan kembali. Tapi apa daya jika hati justru saling tertaut akibat rasa rindu yang tak terpungkiri? "We have to stop." Nata menangis. Untuk pertama kalinya, air mata itu turun untuk perempuan selain ibunya. Sebelumnya Ia bahkan tak pernah menangis ketika kekasihnya mendua. Dunia pun mungkin ikut mencaci. Tapi, siapa yang sebenarnya ingin kau maki? Tolong, jangan mudah menghakimi apa yang kau sendiri tak jelas ketahui. Bukankah akan lebih baik jika kau mencoba memahaminya dari berbagai sudut pandang sisi? 🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines