Kye-Ryong

Kye-Ryong

  • WpView
    Reads 203
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 9, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Eomma, mengapa aku berbeda?" "Semua manusia itu memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing." Meraih kedua pipi gembil didepannya, mengusap lembut dengan kedua telapak tangan. "Mira ingin mendengar cerita sambil dipeluk Eommaa saja saat ini." "Baiklah, Eomma akan bercerita tentang burung gagak yang terperangkap getah karet di pohon." "Apa burungnya akan mati?" Menggeleng, "Dia berhasil meloloskan diri, walaupun kakinya menjadi pincang." "Apa seperti Mira?" Mengangguk, "Tapi Mira lebih menggemaskan dari burung gagak itu." Tersenyum manis. "Apa Mira juga bisa meloloskan diri dari tongkat kruk ini?" "Dengar, tidak ada yang mustahil di dunia ini jika ingin berusaha, termasuk putri cantik Eomma," mengelus pipi Mira, "Dan Mira adalah anak yang selalu beruntung dan mendapatkan keajaiban, seperti nama Mira, Miracle." "Lalu, jika begitu, mengapa ayah meninggalkan Mira sejak kecil?" "Ada alasan lain, besok pagi kita cari tahu mengapa ayah melakukan itu." Dan semua terungkap, ketika satu persatu kertas putih dengan goresan tinta terbaca.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • Cause We are Family
  • BHS
  • Complicated | Halilintar x Reader
  • KEKASIH KECILKU [TAHAP REVISI]
  • Kenapa Harus Aku [Completed]
  • BIRA
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines