"val kamu mau kemana?"tanya sisil
"gue mau pergi ketemu sama Klara"jawab noval
"Tapi kamu kan udh janji mau temani aku pergi ke rumah sakit buat periksa"ucap sisil
"sorry sil,Klara lagi butuh gue,lain kali aja ya gue temenin"jawab noval
Sisil sedikit kecewa atas jawab noval
"bisa gak si val lo prioritasin gue di banding mantan Lo itu,val gue ni pacar Lo tapi knp Lo lebih prioritasin mantan lo"ucap Sisil dengan nada sedikit tinggi
"BISA GAK SI LO GAK USAH BANDING²NGIN STATUS LO SAMA KLARA,KALO GINI GUE LAMA² MUAK SAMA LO"bentak Noval
Deg
Sisil diam,baru pertama kali dia dibentak oleh Noval itu pun cuma gara-gara Klara
"ya udah val gue bisa pergi sendiri ke rumh sakit"ucap Sisil,lalu pergi dari hadapan noval
Noval diam tdk mengucapkan sepata katapun setelah membentak sisil,dia juga kaget kenapa bisa bentak Sisil cuma hal sepele.
"Aaaaaaarrrrrrrrrrggggggg"teriak frustrasi noval
" Aku bingun harus melepasmu atau tetap bertahan,sikapmu selalu menyuruhku pergi tapi kamu selalu punya cara buat diriku bertahan dengn hubungan ini(Sisil prisila)"
"mencintai org yg belum bisa melepaskan masa lalu nya sungguh menyakitkan seperti memeluk kaktus berduri semakin dipeluk semakin sakit"
"Halo gaysss,jagn lupa vote dan komen ya".
Story of Gandhi & Rania
"Ran, will you marry me?"
"Kalau kamu merasa terbebani dengan nama besar keluargaku, ayo nikah tanpa orang lain tau"
"Kalau kamu ingin mandiri dengan hasil kerja kerasmu sendiri, aku gak akan memberi apapun"
"Kalau kamu ingin melanjutkan cita-cita dan pekerjaanmu disini, aku gak masalah kita berjauhan"
"Tapi, aku ingin kamu yang jadi istriku. Kamu gak perlu mengejar langkahku sendirian. Aku akan membimbing kamu untuk disamping aku selamanya"
"aku cuma ingin kamu ada dihidupku..."
Sequel: Berpijak dengan Dua Kaki